Sungailiat (ANTARA) - Kepala Polres Bangka di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Deddy Dwitya Putra, menyebut masyarakat di daerah itu menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.
"Saya melihat masyarakat di Kabupaten Bangka cukup menjunjung tinggi rasa toleransi antar umat beragama," kata dia, menanggapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, di Sungailiat, Sabtu.
Meskipun di Kabupaten Bangka terdiri dari banyak suku dan agama, kata dia, kerukunan antara agama dan suku tetap terjaga dan saling hormat menghormati.
"Kerukunan menjadi salah satu dasar mempererat tali persatuan dan kesatuan antar masyarakat," jelas dia.
Menurut dia, sudah menjadi kebiasaan jika ada salah satu perayaan dari umat beragama, umat agama lain mendukung dengan membantu menjaga tempat ibadah bahkan saling berkunjung untuk bersilaturahmi.
"Saya berharap sikap toleransi dan saling hormat menghormati antar umat beragama tetap dijaga selamanya guna kepentingan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat," kata Kapolres.
Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat. Menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan menjadi tanggung jawab bersama.
Guna kelancaran keamanan dan ketertiban perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, kata Kapolres, pihaknya mempersiapkan 400 personel gabungan untuk memberikan pelayanan keamanan.
"Ratusan personel itu berasal dari personel Polres Bangka, TNI, Satpol PP Kabupaten Bangka, Dinas Perhubungan Bangka dan dinas terkait serta organisasi," jelasnya.
Selain menyiapkan 400 personel, pihaknya mendirikan pos keamanan dan pelayanan di sejumlah titik yang di anggap rawan dari pelanggaran termasuk pos pelayanan di pantai yang nantinya banyak dikunjungi masyarakat saat tahun baru.
