Jenewa (ANTARA) - FIFA mengumumkan pada Kamis (8/1) pihaknya menandatangani kesepakatan dengan platform TikTok untuk memperluas peliputan Piala Dunia FIFA 2026.
FIFA menyebutkan kesepakatan itu akan mendorong tingkat kolaborasi dan integrasi yang lebih tinggi, memungkinkan TikTok menyediakan penyiaran Piala Dunia yang lebih komprehensif, termasuk meningkatkan konten orisinal, sekaligus memosisikan platform tersebut sebagai pusat utama bagi para penggemar dan kreator di sepanjang turnamen.
Kedua organisasi tersebut sebelumnya bekerja sama dalam Piala Dunia Wanita 2023, yang menurut FIFA meraup puluhan miliar tayangan di TikTok.
Di bawah kemitraan baru itu, TikTok akan dapat menayangkan siaran langsung (livestream) bagian-bagian tertentu dari pertandingan Piala Dunia, memublikasikan lebih banyak cuplikan yang dikurasi, serta mengakses konten khusus yang diproduksi FIFA khusus untuk platform tersebut.
FIFA juga mengatakan pihaknya akan meluncurkan program kreator untuk pertama kalinya, yang memberikan akses di balik layar selama turnamen kepada sekelompok kreator TikTok terpilih dari seluruh dunia, termasuk akses ke konferensi pers dan sesi latihan tim.
