Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan realisasi retribusi sampah selama 2025 mencapai Rp4.981.642.000 atau melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp4.500.000.000, sehingga dapat menambah pendapatan asli daerah itu.
"Kita bersyukur retribusi sampah 2025 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya Rp4.400.000.000," kata Kepala DLH Kota Pangkalpinang Bartholomeus Suharto di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan, peningkatan retribusi daerah dari pengangkutan sampah ini, karena adanya pertumbuhan pembangunan usaha seperti perhotelan, restoran, industri dan usaha lainnya yang meminta pelayanan kebersihan dan pengangkutan sampah kepada DLH Kota Pangkalpinang.
Selain itu, capaian retribusi sampah ini karena partisipasi aktif masyarakat seperti bergotong royong memilah, mengolah sampah dan partisipasi pasif masyarakat untuk membayar retribusi sampah ini.
"Alhamdulillah, kesadaran masyarakat untuk membayar retribusi sampah sesuai sampah yang dihasilkan rumah tangga, industri, sekolah, perkantoran dan usaha lainnya sudah cukup baik," katanya,
Ia menyatakan, dalam memberikan pelayanan pengangkutan sampah ini, DLH Kota Pangkalpinang telah mengerahkan 84 unit mobil bak terbuka, dan 26 truk serta puluhan kendaraan roda tiga pengangkut sampah di lingkungan masyarakat.
"Untuk pengangkutan sampah ini, kita melakukan dua kali dalam sehari yaitu pagi dan sore hari untuk mengangkut sampah di jalan-jalan protokol, pasar, perkantoran dan tempat-tempat usaha lainnya," katanya.
"Pengangkutan sampah di lingkungan kelurahan dilakukan sekali dalam sehari, karena keterbatasan armada angkutan untuk mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Parit Enam Kota Pangkalpinang," katanya.
