Jakarta (ANTARA) - Pemain muda Alwi Farhan mengakhiri penantian tuan rumah di sektor tunggal putra setelah menjuarai BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu.
Alwi tampil dominan pada laga final dengan mengalahkan wakil Thailand Panitchaphon Teeraratsakul dua gim langsung 21-5, 21-6 hanya dalam waktu 25 menit.
Gelar ini menjadi pencapaian penting bagi Indonesia setelah sektor tunggal putra gagal meraih titel dalam dua edisi terakhir. Terakhir kali wakil tuan rumah naik podium juara adalah pada Indonesia Masters 2023 melalui Jonatan Christie yang kala itu menundukkan Chico Aura Dwi Wardoyo di partai final.
Sejak gim pertama, Alwi langsung menunjukkan kontrol permainan. Ia membuka pertandingan dengan keunggulan cepat 6-1 sebelum terus memperlebar jarak menjadi 9-2, memanfaatkan sejumlah kesalahan sendiri yang dilakukan Teeraratsakul.
Momentum Alwi tidak terbendung. Pebulu tangkis berusia 19 tahun itu memimpin 13-4 selepas interval gim pertama, lalu terus menekan lewat variasi serangan dan permainan depan net. Kesalahan pukulan Teeraratsakul yang melebar ke belakang lapangan membawa Alwi meraih gim poin pada kedudukan 20-5.
Sebuah drop shot halus menjadi penutup gim pertama yang dimenangi Alwi dengan skor telak 21-5.
Baca juga: Ganda putri Jepang mundur, Pearly/Thinaah juara Indonesia Masters 2026
Dominasi Alwi berlanjut pada gim kedua. Ia kembali unggul sejak awal setelah memenangi reli pembuka, disusul kesalahan Teeraratsakul yang gagal menjaga akurasi pukulan. Alwi melaju ke interval dengan keunggulan 11-2 tanpa memberi ruang lawan mengembangkan permainan.
Jarak poin terus melebar seiring Teeraratsakul kesulitan menemukan ritme. Alwi bahkan mencatatkan tujuh poin beruntun untuk memimpin 18-5 sebelum akhirnya memastikan kemenangan melalui sebuah drop shot yang kembali mengecoh lawan.
Kemenangan 21-6 di gim kedua memastikan Alwi keluar sebagai juara dan disambut sorak sorai penonton Istora.
Setelah pertandingan, Alwi menyebut gelar Indonesia Masters 2026 menjadi modal penting menatap turnamen berikutnya.
“Target selanjutnya Thailand Masters. Saya ingin tampil lebih maksimal lagi di sana,” ujar Alwi.
Ia juga berharap pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi para pebulu tangkis muda Indonesia.
“Saya ingin menyampaikan kepada adik-adik, suatu hari kalian juga bisa berada di sini,” kata Alwi.
