Belitung (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Belitung memastikan ketersediaan stok bahan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, berada dalam posisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Kami pastikan stok beras dan Minyakita aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah," kata Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman di Ruang Rapat Pemkab Belitung Timur, Jumat.
Ia mengatakan, langkah penguatan stok telah dilakukan secara bertahap, di mana Bulog menambah pasokan beras medium sebanyak 875 ton pada bulan Februari.
"Untuk menjaga stabilitas pasokan, kami kembali menjadwalkan penambahan stok beras medium sebanyak 500 ton pada bulan Maret mendatang," ujarnya.
Menurut dia, penambahan cadangan beras ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan sekaligus menekan fluktuasi harga di tingkat konsumen selama periode hari besar keagamaan nasional.
Selain komoditas beras, lanjut Syahrianza, stok beras Minyakita cukup memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ia menyebutkan saat ini realisasi penambahan stok Minyakkita telah mencapai 98.000 liter.
Angka tersebut merupakan bagian dari target rencana penambahan total sebesar 186.000 liter.
"Saat ini stok Minyakita yang telah masuk sebesar 98.000 liter dari rencana 186.000 liter. Kami terus berkoordinasi agar sisa kuota tersebut segera terealisasi dalam waktu dekat," katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying), karena pemerintah bersama instansi terkait terus berupaya menjaga ketahanan pangan nasional.
"Kami optimis dengan penambahan stok yang terukur ini, kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran dapat terpenuhi dengan harga yang tetap terjaga," ujarnya.
Di samping itu, Bulog Belitung juga memastikan kesiapannya untuk menyerap hasil panen petani lokal di wilayah Belitung dan Belitung Timur.
Disampaikan, sesuai dengan regulasi terbaru, pemerintah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram di tingkat petani.
Sementara itu, untuk komoditas beras, Bulog siap menampung dengan harga Rp12.000 per kilogram di pintu gudang Perum Bulog Cabang Belitung.
"Upaya ini diharapkan dapat memberikan kepastian pasar dan melindungi petani dari risiko kejatuhan harga saat masa panen tiba," katanya.
Pewarta: ApriliansyahUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026