Pangkalpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menyerahkan dana hibah keagamaan sebesar Rp9,5 miliar, guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat terutama dibidang keagamaan di daerah itu.
"Saya berharap penerima hibah untuk memanfaatkan dana hibah sebaik-baiknya dan sesuai aturan berlaku," kata Hidayat Arsani saat menyerahkan dana hibah secara simbolis kepada penerima hibah di Pangkalpinang, Rabu.
Ia menyatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 2026 ini melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Babel menganggarkan dana bantuan hibah sebesar Rp9.540.000.000 diberikan kepada 64 badan, lembaga, ormas dan yayasan yang bergerak dibidang keagamaan seperti pembangunan rumah ibadah, pembangunan pondok pesantren, pembangunan TPA dan lain-lain.
"Kita dalam memberikan bantuan hibah ini tidak bisa mengakomodir semua permintaaan bantuan yang diajukan, tetapi dalam hal ini pemerintah provinsi hanya sifatnya hanya membantu, untuk kekurangannya silahkan penerima bantuan mencari bantuan berupa swadaya dari masyarakat ataupun dari badan atau lembaga lainnya yang tidak mengikat," ujarnya.
Ia menyatakan pada kesempatan ini, Pemprov Kepulauan Babel tidak hanya menyerahkan dana hibah tetapi juga menyosialisasikan tata cara pencairan dana hibah keagamaan tersebut.
"Saya berharap penerima dana hibah ini dapat mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya, sehingga tidak ada permasalahan dalam menerima dana hibah ini dan juga dari biro kesejahteraan rakyat dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar," katanya.
Ia meminta ketua badan, lembaga, ormas penerima dana hibah agar dapat merangkul semua unsur pengurus dan masyarakat untuk dapat mengelola dana hibah ini secara bersama-sama.
"Saya tidak terjadi perselisihan ataupun saling curiga antara pengurus dan masyarakat, karena hal ini dapat mengakibatkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Pewarta: Antara BabelEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026