Kota Padang (ANTARA) - Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA memaparkan peran strategis dan kontribusi lembaga tersebut dalam membantu menyebarluaskan pemberitaan mengenai upaya dan kerja-kerja pemerintah menangani dampak bencana yang terjadi di Sumatera.

"Kantor Berita ANTARA memiliki program khusus Bangkit Sumatera yang membantu menyebarluaskan dan mengekspos berbagai upaya yang sudah dilakukan pemerintah dalam menangani dampak bencana, terutama wilayah yang masih jarang terekspos," kata Direktur Pemberitaan/Pemimpin Redaksi LKBN ANTARA Virgandhi Prayudantoro di Kota Padang, Kamis.

Hal tersebut disampaikan Virgandhi Prayudantoro dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VII bersama mitra kerja seperti Kementerian Pariwisata, Kementerian Perindustrian, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian UMKM, LKBN ANTARA, RRI dan TVRI di Kota Padang.

Virgandhi mengatakan program Bangkit Sumatera merupakan kontribusi nyata kantor berita yang berdiri sejak 13 Desember 1937 tersebut untuk membantu pemulihan dampak bencana dari sisi pemberitaan yang masif.

Program ini dibagi menjadi tiga segmen yaitu 22 Januari hingga 4 Februari untuk tahap pertama, 15 hingga 24 Februari untuk tahap kedua dan 15 hingga 24 Maret 2026 untuk tahap ketiga dengan sasaran Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

"Di tahap kedua ini LKBN ANTARA akan fokus pada berbagai aktivitas masyarakat sebelum dan saat Ramadhan di lokasi-lokasi bencana," ujar dia.

Selain itu, Kantor Berita ANTARA juga menyebarluaskan progres pembangunan hunian sementara (huntara), pembangunan infrastruktur, rumah-rumah ibadah, pemulihan ekonomi, pariwisata, usaha mikro kecil dan menengah hingga persiapan pemerintah dalam menyiapkan hunian tetap.

"Pada saat momentum Idul Fitri ANTARA juga akan menyebarluaskan pemberitaan mengenai aktivitas masyarakat di lokasi-lokasi terdampak bencana," kata dia.

Virgandhi berharap penyebarluasan pemberitaan yang dilakukan Kantor Berita ANTARA bisa menjadi bagian dari upaya atau langkah-langkah strategis pemerintah dalam mengambil kebijakan penanganan daerah yang terdampak bencana.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mengatakan LKBN ANTARA bersama RRI dan TVRI memiliki peran penting, sekaligus bisa berkontribusi dalam membantu penanganan dampak bencana yang terjadi di tiga provinsi.

"Komisi VII melihat mitra kerja yaitu LKBN ANTARA, TVRI dan RRI bisa melakukan peliputan khusus misalnya mempromosikan objek wisata yang mulai bangkit pascabencana," kata dia.

Baca juga: Menkomdigi tekankan peran ANTARA dalam komunikasi publik pemerintah

Baca juga: LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera



Pewarta: Muhammad Zulfikar
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026