Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama pengurus Majelis Ulama Indonesia Kabupaten setempat memperkuat sinergisitas untuk menyukseskan pembangunan daerah.

"Kita ingin menjalin kerja sama, kolaborasi dan sinergisitas dengan seluruh kelompok dan organisasi masyarakat, termasuk MUI Kabupaten Bangka Barat untuk bersama-sama menyiapkan sumber daya manusia berkarakter mulia," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Senin.

Ia menjelaskan keberadaan MUI di daerah itu selama ini sangat membantu berbagai program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah dan masyarakat.

MUI memiliki peran strategis sebagai wadah bagi para ulama, cendekiawan, dan tokoh agama, serta sebagai mitra pemerintah dalam memberikan tuntunan keagamaan dan nasihat moral.

"Di tengah dinamika sosial, perkembangan teknologi, dan tantangan jaman yang semakin kompleks, peran MUI menjadi semakin penting untuk menjaga nilai-nilai keagamaan yang menjadi rahmat bagi semesta alam, memperkokoh persatuan dan toleransi antarumat beragama," katanya.

Ia berharap MUI Kabupaten Bangka Barat dapat bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung program pembangunan, khususnya di bidang keagamaan, pendidikan moral, pembinaan umat, serta menjaga situasi kondusif dan kerukunan antarumat beragama.

Hal ini dikatakan Markus terkait pelantikan pengurus MUI Kabupaten Bangka Barat masa bakti 2026-2031 yang berlangsung di Gedung Diklat BKPSDMD Kompleks Pemda.

Jajaran pengurus MUI Kabupaten Bangka Barat periode 2026-2031 diketuai Mukhlisin Malik, di bawah kepemimpinannya, dia berharap jajaran baru dapat mengemban tanggung jawab dengan penuh keikhlasan dan dedikasi dalam membimbing umat serta menjalin persatuan dan keharmonisan kehidupan beragama di Kabupaten Bangka Barat.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026