Moskow (ANTARA) - Angkatan Laut (AL) Rusia akan menggagalkan setiap upaya Barat untuk memberlakukan blokade laut terhadap negaranya, kata Ketua Dewan Maritim Nikolay Patrushev.
Dalam wawancara dengan harian Rusia Argumenty i Fakty pada Selasa (17/2), Patrushev, yang juga penasihat Presiden Vladimir Putin, menyebut penahanan kapal tanker Rusia oleh negara-negara Barat sebagai tindakan "perompakan."
Ia merujuk pada pencegatan kapal tanker Grinch oleh AL Prancis di Mediterania pada 22 Januari dan serangan Ukraina terhadap kapal tanker Rusia dengan drone laut.
Ia juga menyinggung pembicaraan Inggris dan sejumlah negara Eropa mengenai kemungkinan melakukan penahanan sistematis terhadap kapal yang diduga bagian dari "armada bayangan" Rusia untuk menghindari sanksi. Lebih dari 600 kapal telah dijatuhi sanksi oleh Uni Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat.
Menurut Patrushev, langkah-langkah tersebut menunjukkan upaya Barat menekan sektor perdagangan luar negeri Rusia.
"Jika kita tidak memberikan respons tegas, maka Inggris, Prancis, bahkan negara-negara Baltik akan semakin berani mencoba memblokade akses negara kita ke laut, setidaknya di kawasan Atlantik," katanya.
Rusia, kata dia, tengah menyiapkan langkah balasan melalui mekanisme politik, diplomatik, dan hukum internasional. Namun, jika diperlukan, blokade akan diterobos oleh angkatan lautnya.
Patrushev menekankan pentingnya kehadiran kekuatan AL Rusia yang signifikan di jalur pelayaran utama, termasuk di wilayah terpencil, guna melindungi ekspor minyak, gandum, dan pupuk.
Ia mengakui AL Rusia saat ini menjalankan tugas perlindungan perdagangan dengan tekanan tinggi dan membutuhkan lebih banyak kapal untuk operasi laut lepas dan samudra. Kebutuhan itu akan dimasukkan dalam program pembangunan kapal hingga 2050.
Terkait Laut Baltik, Patrushev menilai NATO tengah membentuk pengelompokan multinasional yang berorientasi ofensif. Menurut dia, laut kembali menjadi ajang konfrontasi, meski dominasi Barat di lautan tidak lagi seperti sebelumnya.
Sumber: Anadolu
Pewarta: Cindy Frishanti OctaviaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026