Pangkalpinang (ANTARA) - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung mengapresiasi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Babel yang menyiagakan 61 posko siaga, guna menjaga pasokan listrik masyarakat selama Ramadhan 2026.
"Kami mengapresiasi penguatan infrastruktur dan langkah mitigasi yang telah dilakukan PLN ini," kata Plt Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepulauan Babel, Kgs Chris Fither di Pangkalpinang, Minggu.
Ia mengatakan Ombudsman Kepulauan Babel telah melakukan koordinasi dengan PLN UIW Babel, sebagai langkah preventif untuk memastikan kecukupan cadangan daya, keandalan sistem kelistrikan, serta kesiapan respons pengaduan masyarakat selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Sebagai langkah mitigasi, PLN telah melakukan penguatan gardu induk dan sistem transmisi, termasuk perbaikan jalur kabel laut Sumatera – Bangka dan untuk menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga membentuk 61 posko siaga dengan personel serta sarana dan prasarana pendukung yang memadai," katanya.
Selain itu, PLN mengidentifikasi sejumlah titik kerawanan pada sistem Bangka dan Belitung yang telah disiapkan rencana mitigasi jangka pendek dan menengah, termasuk pengawasan terhadap potensi aktivitas pertambangan masyarakat di sekitar tower SUTT yang berisiko membahayakan infrastruktur kelistrikan.
"Kami mengapresiasi atas kesiapan teknis yang dilakukan PLN, sekaligus menekankan pentingnya kecepatan respons terhadap laporan masyarakat apabila terjadi listrik padam," katanya.
Ia menekankan yang tidak kalah penting adalah kepastian respons cepat ketika terjadi gangguan. Keandalan sistem harus berjalan seiring dengan pelayanan pengaduan yang sigap, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, dari sisi layanan pengaduan, PLN juga menyiapkan tim siaga dan command center yang memantau laporan masyarakat melalui aplikasi PLN Mobile serta koordinasi dengan pemerintah desa.
"PLN menetapkan Service Level Agreement (SLA) penanganan pengaduan maksimal tiga jam sebagai bentuk komitmen percepatan respons terhadap gangguan listrik padam," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026