Teheran (ANTARA) - Penasihat pemerintah sekaligus putra Presiden Iran, Yousef Pezeshkian, Rabu (11/3) membantah rumor yang menyebutkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran yang baru Mojtaba Khamenei mengalami cedera.
Ia menanyakan kesehatan Mojtaba Khamenei menyusul laporan mengenai kemungkinan diri pemimpin tertinggi Iran itu terluka, dan menerima jawaban bahwa pemimpin tersebut dalam keadaan baik.
"Saya mendengar berita tentang Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba terluka. Saya menghubungi teman-teman dan menanyakan hal itu. Alhamdulillah, beliau dalam keadaan sehat tanpa masalah," katanya seperti dikutip kantor berita ISNA.
Pada Senin (9/3) media pemerintah Iran melaporkan Mojtaba Khamenei secara resmi menggantikan ayahnya, almarhum Ayatollah Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran.
Khamenei yang berusia 56 tahun menjadi Pemimpin Tertinggi ke-tiga Iran sejak Revolusi Islam 1979. Ia diperkirakan akan mengikuti jejak ayahnya yang mempertahankan sikap garis keras terhadap Amerika Serikat.
Pemimpin Tertinggi Iran adalah pucuk tertinggi kekuasaan yudikatif, legislatif, dan administratif di Iran. Ia juga adalah yang membuat keputusan terkait hal-hal penting di Iran, termasuk dalam hal program nuklir.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Pewarta: Asri Mayang SariUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026