Pangkalpinang (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Bhaypark, Jumat, guna memastikan ketersediaan stok serta menjaga stabilitas harga bahan pangan bagi masyarakat.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing mengatakan kegiatan tersebut merupakan program yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polda di Indonesia untuk memastikan stok pangan tetap aman.

"Kegiatan ini dilaksanakan seluruh Polda dan tidak hanya di tingkat Polda, tetapi juga Polres melaksanakan hal yang sama untuk memastikan stok pangan tidak ada masalah," kata Viktor usai meninjau kegiatan.

Ia menyebutkan, secara umum stok pangan pemerintah dalam kondisi cukup baik, baik secara nasional maupun di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Selain memastikan ketersediaan stok, pihaknya bersama Dinas Perdagangan dan Perum Bulog Cabang Bangka juga melakukan pemantauan harga agar tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.

"Kita bersama pemerintah memastikan dan memantau harga-harga agar sesuai standar yang ditentukan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan dapat berbelanja sesuai kebutuhan," ujarnya.

Dalam kegiatan GPM tersebut, Polda Babel menyediakan sejumlah bahan pokok di antaranya 15 ton beras, 1.500 liter minyak goreng, dan 10.400 butir telur.

Bahan pangan tersebut dijual dengan harga terjangkau, yakni beras SPHP Rp58.000 per lima kilogram, minyak goreng Rp25.000 per dua liter, telur Rp10.000 per 10 butir, serta gula pasir Rp15.000 per kilogram.

Menurut Viktor, kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sehingga pelaksanaannya akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya agar lebih banyak warga dapat memanfaatkan program tersebut.

Selain menggelar pasar pangan murah, Polda Babel yang tergabung dalam Satuan Tugas Pangan Daerah juga melakukan pemantauan ke sejumlah pasar dan ritel guna memastikan harga dan ketersediaan pangan tetap terjaga.

"Kita juga melakukan kontrol ke pasar dan ritel untuk memastikan harga sesuai ketentuan pemerintah serta stok tetap terjamin," katanya.

Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan bahan pangan karena akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum.

"Sekaligus kita beri peringatan bahwa tidak ada yang boleh melakukan penimbunan. Jika ditemukan, tentu akan kita lakukan penegakan hukum demi kepentingan masyarakat," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Babel juga membagikan bantuan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang membutuhkan.



Pewarta: Try M Hardi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026