Sungailiat (ANTARA) - Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto dalam kondisi sehat sehingga layak disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
"Kami pastikan sapi kurban bantuan Presiden RI terjaga kesehatan sebelum dipotong oleh panitia kurban," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinpanpertan Kabupaten Bangka Krisnaningsih di Sungailiat, Selasa.
Ia mengatakan sapi bantuan itu diperiksa kesehatan secara rutin sebelum dipotong oleh tenaga kesehatan hewan, sedangkan jenis pakan dan waktu makan disesuaikan dengan kebutuhan.
"Saya minta panitia kurban penerima bantuan sapi dari Presiden supaya menjaga kebersihan lingkungan, menyiapkan kandang dan petugas penyembelih hewan harus memiliki sertifikat potong hewan," jelas dia.
Untuk menjaga kebugaran sapi, kata dia, sebelum dipotong sapi itu harus diistirahatkan sekitar delapan jam.
Selama istirahat, sapi tersebut harus diberikan air minum yang cukup dan jangan diberikan makan.
Diperkirakan sapi kurban bantuan Presiden RI seberat lebih kurang 1 ton akan disalurkan ke panitia kurban di Masjid Nurul Yaqin Desa Labu, Kecamatan Puding Besar.
Menurut dia, daging sapi yang akan disalurkan ke masyarakat hendaknya ditempatkan di tempat yang bersih.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Babel M Yasir Mustafa mengatakan Presiden rabowo Subianto menyalurkan bantuan delapan ekor sapi untuk masyarakat di Bangka Belitung.
"Delapan ekor sapi dengan berat per ekor mencapai lebih kurang 900 kilogram akan disalurkan kembali ke panitia kurban yang tersebar di sejumlah daerah," kata dia.
Pewarta: KasmonoUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026