Teheran (ANTARA) - Prosesi pemakaman untuk mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang gugur pada akhir Februari lalu, akan diselenggarakan secara besar-besaran di Teheran, Qom, dan Mashhad, kata otoritas Teheran.

Wakil Wali Kota Teheran untuk Urusan Sosial dan Budaya Mohammad-Amin Tavakolizadeh pada Selasa mengatakan, jenazah Ali Khamenei akan dikebumikan di sebelah Makam Imam Reza di Mashhad.

Sementara, waktu prosesi pemakaman ditetapkan berlangsung pada akhir bulan Zulhijjah 1447 H hingga awal bulan Muharram 1448 H, atau pada pertengahan Juni.

Ia memastikan prosesi untuk mendiang Ali Khamenei akan dilaksanakan selama tiga hari penuh, dengan prosesi di Teheran akan berlangsung sekurangnya selama 24 jam.

Mashhad, tempat Ali Khamenei akan dimakamkan, diperkirakan akan menyambut pelayat dari sejumlah negara seperti Pakistan, Afghanistan, India, dan Bangladesh.

Tavakolizadeh menyebut upacara pemakaman Ali Khamenei akan menjadi perhimpunan umat Islam dan Syiah terbesar sedunia.

Menyusul penetapan masa berkabung di Irak serta pelaksanaan upacara pemakaman simbolis di sejumlah kota di negara tersebut, Wakil Wali Kota Teheran itu mengatakan yakin suasana berkabung juga akan meliputi negara Islam lain seperti Pakistan, Afghanistan, dan Yaman.

Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei gugur dalam serangan terhadap kediaman sekaligus tempat kerjanya di Teheran dalam hari pertama serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Iran lantas membalas serangan tersebut dengan gelombang serangan rudal dan drone terhadap titik-titik kepentingan AS dan Israel di kawasan.

Sebagai strategi membela diri, Iran juga melakukan blokade terhadap Selat Hormuz di awal perang.

Sejak saat itu, otoritas Iran mempertahankan wewenang terhadap pelayaran di jalur laut yang strategis tersebut dan mengizinkan kapal-kapal dagang untuk melintas di bawah sistem regulasi Iran.

Sumber: IRNA-OANA



Pewarta: Nabil Ihsan
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026