"Dua koperasi tersebut, yaitu Koperasi Bina Tani Sejahtera dari Kecamatan Tempilang dan Koperasi Warga Peltim Muntok yang sudah beberapa kali menyandang predikat koperasi berprestasi di tingkat nasional dan memiliki aset lebih dari RP10 miliar," ujar Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Bangka Barat Rukiman di Muntok.
Ia menjelaskan pada tahun 2007, Kabupaten Bangka Barat mendapatkan penghargaan dari Kementerian Koperasi sebagai salah satu kabupaten penggerak koperasi, kemudian hal itu berlanjut pada 2008 dan 2009 dua koperasi yaitu Koperasi Bina Tani Sejahtera Tempilang dan Koperasi Warga Peltim Muntok telah mengukir sejarah dengan menyandang predikat koperasi berprestasi tingkat nasional,
Pada tahun 2012, kata dia, kedua koperasi tersebut sudah meningkat menjadi koperasi berskala besar tingkat nasional dengan aset lebih dari Rp10 milyar, dan capaian itu layak mendapatkan apresiasi dari Pemkab untuk diusulkan menjadi koperasi tingkat internasional.
"Pemkab akan terus mengupayakan target itu agar bisa menjadi contoh bagi koperasi lain, sekaligus dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan jumlah koperasi di daerah itu," kata dia.
Rukiman mengatakan koperasi memiliki peran sterategis karena berfungsi sebagai badan usaha yang dapat menaungi dan mempersatukan badan usaha perorangan dan badan dalam menggerakkan ekonomi, sekaligus tumpuan dalam meningkatkan kesejahteraan.
Sebagai salah satu soko guru perekonomian nasional, kata dia, koperasi bukanlah semata-mata memenuhi kewajiban konstitusional, melainkan pilihan terbaik untuk mengatasi lemahnya ekonomi sebagian besar masyarakat.
"Koperasi telah menjadi ikon jati diri Bangsa Indonesia seiring dengan hal itu juga koperasi merupakan ikon jati diri Bangka Barat yang merupakan negeri sejiran setason maka dengan ini koperasi tidak bisa dihilangkan," katanya.
Ia mengatakan saat ini di daerah itu terdapat sekitar delapan koperasi yang tidak aktif dan akan dihidupkan kembali.
Menurut dia, untuk mewujudkan darah itu menjadi mandiri dan sejahtera, salah satu caranya yaitu menumbuhkembangkan kemadirian dan kesejahteraan koperasi, untuk itu pemkab akan menargetkan setiap tahunnya mencanangkan program satu desa satu koperasi.
"Kami yakin target itu tercapai, namun dengan dilandasi komitmen bersama dalam rangka menghidupkan perkoperasian di ujung barat Pulau Bangka tersebut," katanya.
Pewarta: pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.