Muntok (Antara Babel) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung mengukuhkan sebanyak 25 orang relawan demokrasi yang akan bertugas membantu memberikan sosialisasi kepemiluan agar mampu mendongkrak partisipasi pemilih pada Pemilu 2014.


"Mereka akan menjadi bagian dari KPU Kabupaten Bangka Barat. Kami beri mereka kewenangan untuk memberikan sosialisasi di lingkungan masing-masing," ujar Ketua KPU Kabupaten Bangka Barat Martono di Muntok, Senin.


Ia menjelaskan, rekrutmen relawan demokrasi ini merupakan gerakan sosial masyarakat yang dicanangkan KPU RI seiring kecenderungan penurunan jumlah pemilih pada saat ini.


Ia mencontohkan, Pemilukada Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, jumlah partisipasi tidak sampai 50 persen dari jumlah pemilih di daerah itu.


"Fenomena ini cukup mengkhawatirkan dan tidak baik untuk demokrasi, karena kesuksesan demokrasi salah satunya dinilai dari tingkat partisipasi masyarakat, baik itu pada pelaksanaan Pemilu kepala daerah maupun legislatif," kata dia.


Menurutnya, gagasan gerakan sosial tersebut dilaksanakan untuk membantu KPU dalam menyosialisasikan program dan tahapan pemilu yang dijalankan KPU.


Selain itu, kata dia, relawan demokrasi diberikan kewenangan dan tugas untuk mengajak masyarakat atau pemilih melaksanakan hak pilihnya pada saat pemungutan suara Pemilu 2014.


"Melalui mereka kami yakin pencanangan target 75 persen partisipasi pemilih dari jumlah pemilih yang masuk daftar pilih pada Pemilu 2014 akan tercapai," kata dia.

Pada pelantikan yang dilaksanakan pada Senin pagi di Kantor KPU Kabupaten Bangka Barat dihadiri sekitar 15 orang relawan dmokraasi, Kepala Kantor Camat Muntok, perwakilan Polres Bangka Barat, TNI, Kejaksaan dan lima orang Komisioner KPU Kabupaten Bangka Barat.


"Relawan demokrasi dari Kecamatan Jebus dan Parittiga belum bisa hadir karena terhalang banjir, namun tidak masalah karena pelantikan ini hanya simbolis," kata dia.


Ia menambahkan, para relawan yang direkrut dari lima kelompok masyarakat yaitu kelompok disabilitas, pinggiran, pemula, perempuan dan kelompok agama itu akan bertugas mulai Januari hingga April 2014.


Menurutnya, relawan itu udah mewakili seluruh kecamatan di daerah itu dan sehari-harinya berprofesi sebagai guru, kaum perempuan, keagamaan, penyuluh lapangan.


"Mereka kami rekrut sudah melalui tes dan akan kami berikan pembekalan agar memahami tugas dan kewenangan, mereka juga tidak terlibat parpol, memiliki pendidikan minimal SMA dan terdaftar sebagai pemilih. Kami harapkan para relawan ini benar-benar bertanggung jawab atas tugas dan kewenangan sebagai relawan dan selalu melakukan koordinasi dengan divisi sosialisasi KPU Bangka Barat," kata dia.

Pewarta: pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026