"Kami akan menyalurkan bantuan sembako, apabila ada permintaan bantuan dari pemerintah kabupaten/kota,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkesos) Provinsi Bangka Belitung meminta nelayan tradisional yang tidak melaut karena cuaca buruk untuk mengajukan bantuan kebutuhan sembako ke pemerintah kabupaten/kota di daerah itu.

"Kami akan menyalurkan bantuan sembako, apabila ada permintaan bantuan dari pemerintah kabupaten/kota," ujar Kasi Bantuan Sosial Korban Bencana Dinkesos Babel, Aswind di Pangkalpinang, Selasa.

Ia menjelaskan, Dinkesos Babel telah mempersiapkan bantuan untuk disalurkan seperti beras sebanyak 40 ton, minyak goreng, kecap, ikan kaleng, pakaian, dan peralatan rumah tangga untuk korban bencana alam dan para nelayan yang tidak bisa melaut karena cuaca buruk seperti gelombang tinggi, angin kencang yang membahayakan keselamatan nelayan.

"Berdasarkan pantaun kami, terhitung sejak awal Desember 2013, sebagian nelayan tradisional yang tersebar di Kabupaten Bangka, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Bangka Barat, Belitung, Belitung Timur dan Pangkalpinang tidak lagi melaut karena cuaca buruk yang otomatis mereka sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Ia mengatakan, berdasarkan ketentuan penyaluran bantuan kepada nelayan, apabila nelayan di suatu daerah tidak lagi melaut selama 15 hari hingga 30 hari karena cuaca buruk dan sudah sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari, permintaan dari pemerintah daerah.

"Pihak kelurahan yang mendata para nelayan dilanjutkan diserahkan pemerintah kecamatan untuk diajukan  ke Dinkesos kabupaten/kota, apabila mereka tidak memiliki persediaan bantuan, Dinkesos Babel akan menyalurkan bantuan," ujarnya.

Menurut dia, setiap tahun pada akhir tahun, gelombang di perairan Babel memburuk yang ditandai gelombang tinggi mencapai tiga hingga empat meter sehingga para nelayan menghentikan aktivitas menangkap ikan untuk menghindari kecelakaan kapal yang membahayakan keselamatan nelayan.

"Pada tahun sebelumnya, kami menyalurkan bantuan beras sebanyak 17 ton, mie instan, kecap, minyak goreng kepada nelayan di Kota Pangkalpinang, Bangka dan Bangka Tengah karena tidak bisa melaut akibat cuaca," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, diharapkan para nelayan tidak memiliki pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari segera mengajukan bantuan kepada pihak kelurahan setempat.

"Kami siap menyalurkan bantuan untuk meringan beban masyarakat nelayan untuk memenuhi kebutuhan beras, minyak goreng, kecap, ikan kaleng," ujarnya.


Pewarta: Pewarta : Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026