Pangkalpinang (Antara Babel) - Polda Provinsi Bangka Belitung (Babel), selama 2013 berhasil menangani 166 kasus narkoba atau berkurang dibanding tahun sebelumnya 172 kasus.


"Kami terus berupaya untuk menekan dan memberantas peredaran Narkoba ini melalui operasi anti Narkoba, meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya Narkoba," kata Kabid Humas Polda Babel, Riza Yulianto di Pangkalpinang, Jumat.


Menurut dia, meski kasus Narkoba menurun dibandingkan tahun lalu, namun Polda Babel menyatakan perang terhadap peredaran maupun jaringan pengedar dan pemakai barang haram ini.


"Dari berbagai jenis kasus narkoba, kasus terbanyak yang ditangani yaitu ganja, shabu-shabu dan heroin," ujarnya.


Ia mengatakan,  dalam menekan peredaran gelap narkoba di wilayah Babel ini harus dilakukan bersama untuk menyelamatan generasi anak bangsa dari bahaya narkoba. Dan generasi anak bangsa tanpa narkoba, akan melahirkan banyak penerus bangsa yang lebih baik.


"Narkoba musuh kita bersama dan mari kita bergandengan tangan untuk mencegah dan memberantas narkoba demi menyelamatkan generasi penerus bangsa," katanya.


Menurut dia, Babel merupakan wilayah kepulauan yang banyak pintu masuk jalur laut yang cukup ramai bagi jaringan peredaran gelap narkoba ini.

"Peredaran Narkoba antar pulau dan jaringan internasional cukup rawan, sehingga pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan di pintu-pintu masuk ke wilayah Babel," ujarnya.


Untuk itu, kata dia, pihaknya terus berupaya penindakan yang selama ini sudah berjalan cukup efektif dengan meningkatkan peran masyarakat untuk saling berkerja sama mewaspadai peredaran narkoba ini," ujarnya.

Pewarta: Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026