Pangkalpinang (Antara Babel) - Kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, kembali normal karena kondisi cuaca di perairan yang mulai aman untuk pelayaran kapal barang.


Pekerja bongkar muat di pelabuhan itu, Selasa,  kembali beraktivitas membongkar muatan kapal seperti beras, gula pasir dan bahan lainnya untuk memenuhi kebutuhan warga di daerah itu.


Sebelumnya, sejak tiga minggu terakhir, aktivitas bongkar muat terhenti karena adanya larangan berlayar dari pihak pelabuhan seiring memburuknya cuaca di perairan yang akan membahayakan keselamatan kapal.


"Hari ini, aktivitas bongkar barang muatan kapal mulai normal seiring kunjungan kapal kembali normal," kata Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan Pangkalbalam Ghazali.


Ia mengatakan, aktivitas bongkar muat ini akan kembali normal sepenuhnya jika gelombang air laut surut dan kapal muatan barang dari Singapura serta negara lainnya sudah mulai masuk.


"Saat  ini hanya kapal muatan barang dari Pulau Jawa yang baru masuk, sementara kapal muatan barang dari Singapura, Malaysia atau negara lainnya belum ada yang masuk karena cuaca di perairan itu masih buruk," katanya.


Ia mengatakan, selama perayaan Imlek, aktivitas bongkar muat sempat terhenti karena gudang pemilik barang tutup, sehingga pekerja tidak bisa mendistribusikan barang tersebut ke gudang pemilik barang.

"Saat ini, gudang pemilik barang sudah ada yang buka, sehingga pekerja sudah bisa kembali membongkar muatan kapal yang telah sandar beberapa hari lalu," katanya.

Pewarta: Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026