Muntok (Antara Babel) - Bupati Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Zuhri M Syazali meminta pengelola perpusataan di daerah itu meningkatkan pelayanan untuk menyongsong era teknologi informasi.

"Kami harapkan seluruh petugas perpustakaan belajar lebih giat membekali diri dengan keterampilan dalam mengoperasikan perangkat teknologi untuk menyonsong perpustakaan berbasis layanan digital," ujar Bupati Zuhri di Muntok, Senin.

Ia menjelaskan, perpustakaan merupakan lembaga informasi yang memiliki fungsi informatif, edukatif, kultural dan kreatif dan harus siap mengejar kemajuan tehnologi yang terus berkembang.

Hal ini disampaikan Zuhri pada kegiatan pembukaan pendidikan dan pelatihan petugas pengelolaan perpustakaan baik pada perpustakaan sekolah dan perpustakaan desa pada Senin yang dilaksanakan di Gedung Diklat Pemkab Bangka Barat.

Zuhri mengatakan, sesuai dengan fungsinya, perpustakaan diharapkan memiliki peran besar terhadap penyebaran informasi, pendorong pembentukan dan berkembangnya budaya masyarakat serta pemenuhan aspek rekreasi mental.

Pada kesempatan itu ia mengatakan pengembangan perpustakaan terpadu atau yang biasa disebut dengan gedug "four in one" yang ada di beberapa desa mandiri diharapkam mampu menjadi pendorong gerakan gemar membaca masyarakat pedesaan sehingga kebutuhan informasi pedesaan dapat terpenuhi.

Terkait dengan kegiatan diklat tersebut, Bupati berharap para pengelola perpustakaan baik yang di sekolah maupun perpustakaan desa mampu mengembangkan diri, belajar lebih giat membekali diri dengan ketrampilan mengoperasikan perangkat teknologi guna menyonsong perpustakaan berbasis layanan digital.

Menurutnya penyelenggaraan diklat ini merupakan upaya konkrit pemkab setempat dalam melakukan percepatan layanan pemerataan informasi.

"Pemkab telah mencanangkan gerakan gemar membaca sejak dua tahun yang lalu, untuk meningkatkan sumber daya manusia," kata dia.

Untuk mendukung program tersebut, kata dia, pemkab juga mebangun gedung terpadu "four in one" yang lebih refresentatif dan terintegrasi dengan layanan masyarakat pedesaan dan memberikan bantuan buku koleksi kepada perpustakaan desa.

Menurutnya, upaya tersebut diharapkan mampu mendukung percepatan pembangunan masyarakat pedesaan menuju kehidupan yang cerdas, mandiri dan sejahtera.

"Melalui diklat kami harapkan para pengelola perpustakaan sekolah maupun desa harus mampu mencari cara terus menerus dalam mewujudkan kondisi layanan prima guna mendukung percepatan pembangunan terutama dalam bidang peningkatan sumber daya manusia pedesaan," kata Zuhri.

Pewarta: Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026