"PLN harus bisa memastikan kondisi listrik aman dan tidak terjadi pemadaman saat puncak perayaan Natal, agar tidak mengganggu umat Kristiani melaksanakan ibadah bersama," kata Kapolda Babel, Brigjend Polisi Budi Hartono Untung di Pangkalpinang, Jumat.
Hal itu diungkapkan terkait seringnya terjadi pemadaman listrik secara bergilir, tanpa adanya pemberitahuan kepada masyarakat terlebih dahulu.
Ia mengatakan, sebaiknya PLN Babel lebih banyak meninjau intalasi di lapangan yang menjadi daerah rawan pemadaman.
Sementara itu, jika tidak memungkinkan dan akan terjadi perbaikan instalasi di tempat ibadah atau Gereja, sebaiknya diinformasikan terlebih dahulu agar masyarakat bisa mempersiapkan peralatan untuk mengantisipasi adanya pemadaman listrik.
"Pemadaman listrik saat puncak perayaan Natal itu bukan hanya akan mengganggu pelaksanaan ibadah bersama, akan tetapi menjadi peluang bagi oknum yang tidak bertanggungjawab melaksanakan aksinya seperti pencurian dan tindak kriminal lainnya," ujarnya.
Ia mengatakan, walaupun banyak pihak memastikan kondisi pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2013 berjalan lancar tanpa adanya tindak kriminal dan kejahatan, tetapi Polda Babel tetap akan mengantisipasi adanya potensi tindak kejahatan tersebut.
Dalam menjaga keamanan Babel dari ancama tindak kejahatan dan kriminal lainnya bukan hanya tanggung jawab Polda Babel, akan tetapi semua lapisan masyarakat yang ada di daerah itu.
Sebaiknya semua masyarakat tetap wapada dan tidak lengah dalam kondisi apapun agar memperkecil ruang lingkup terjadinya tindak kejahatan di daerah itu.
Editor : Wira Suryantala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.