Tanjung Pandan (Antaranews Babel) - Kepolisian Resor Belitung, Kepulauan Bangka Belitung melakukan pengawalan terhadap proses penyaluran logistik pilkada oleh KPU di daerah ini.

"Untuk pengamanannya dari TNI dan Polri, tadi kami sudah apel pergeseran pasukan. Anggota Polri sebagai pengamanan TPS dan anggota yang akan patroli juga dibantu oleh Kodim 0414 Belitung dan rekan-rekan Babinsa," kata Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana, di Tanjung Pandan, Senin.

Seluruh personel yang bertugas sudah dilengkapi dengan peralatan dan keperluan mereka sehari-hari, sehingga nantinya anggota tidak ada lagi yang pulang kembali ke rumah, karena mereka diwajibkan menginap di tempat yang ditugaskan.

"Mereka sudah dilengkapi dengan peralatan yang dibutuhkan di lapangan, seperti senter, lampu, pakaian dalam, pakaian dinas, alat mandi, semir sepatu. Setelah kami apelkan tidak ada yang pulang dan langsung melekat ke truk yang mengangkut logistik, karena mereka bertanggung jawab dengan logistik yang ada di TPS-nya masing-masing," katanya pula.

Menurutnya, anggota Polri akan tetap menjunjung tinggi netralitas dalam pilkada mendatang. Sebagai simbol tersebut, anggota yang bertugas akan menggunakan kacu pramuka.

"Untuk pengamanan TPS kami dari Polres Belitung ada terobosan, bagi kami NKRI adalah harga mati bukan hanya di mulut tapi di dada. Anggota kami ?menggunakan kacu pramuka warna merah putih sebagai simbol netralitas Polri," katanya lagi.

Pilkada Kabupaten Belitung diikuti empat pasangan calon, yaitu nomor urut satu Azwardy Azhar-Erwandi A Rani, nomor urut dua Hellyana-Junaidi Rachman, nomor urut tiga Andi Lanna-Zulfriandi Afan, dan nomor urut empat Sahani Saleh-Isyak Meirobie.

Pewarta: Apriliansyah
Editor : Riza Mulyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026