"Total ekspor Babel tersebut terbagi atas ekspor timah sebesar 99,3 juta dolar AS dan nontimah sebesar 21,6 juta dolar AS,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Februari 2014 mencapai 120,8 juta dolar Amerika Serikat atau naik 19,6 persen dibanding Januari 2014 yang mencapai 101,1 juta dolar AS.


"Total ekspor Babel tersebut terbagi atas ekspor timah sebesar 99,3 juta dolar AS dan nontimah sebesar 21,6 juta dolar AS," kata Kepala BPS Babel, Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Rabu.


Ia mengatakan komoditas yang mengalami penaikan signifikan yaitu timah sebesar 24,5 persen sedangkan nontimah sebesar 1,0 persen atau 21,4 juta dolar AS.


"Pada Februari 2014, timah merupakan ekspor terbesar yaitu berperan 82,2 persen dari total ekspor Babel, dengan tujuan utama ekspor timah yaitu Singapura mencapai 69,9 juta dolar AS atau 70,0 persen dari keseluruhan ekspor timah.


Diikuti Belanda sebesar 14,6 juta dolar AS (14,7 persen), Korea 4,3 juta dolar AS (4,3 persen), Italia 3,3 juta dolar AS (3,3 persen) dan India 1,7 juta dolar AS (1,7 persen).


Pada bulan Januari 2014 juga terjadi kenaikan ekspor timah ke lima negara tersebut yang cukup signifikan yaitu sebesar 23,7 persen yaitu dari 75,6 juta dolar AS menjadi 93,5 juta dolar AS. Dengan kenaikan terbesar yaitu Italia sebesar 190,1 persen yaitu dari 1,2 juta dolar AS menjadi 3,3 juta dolar AS.


Diikuti Korea sebesar 184,5 persen kemudian Belanda sebesar 20,2 persen, Singapura 19,0 persen sedangkan India mengalami penurunan 24,9 persen yaitu dari 2,3 juta dolar AS menjadi hanya 1,7 njuta dolar AS.


Ia mengatakan, komoditi utama penyumbang ekspor non timah terbesar Babel pada Februari 2014 berdasarkan kode Harmonized System (HS) yaitu golongan minyak atau lemak hewani dan nabati yaitu sebesar 15,0 juta dolar AS  (berperan 69,4 persen terhadap total ekspor non timah)


Diikuti oleh golongan kopi, teh dan rempah 2,9 juta dolar AS (13,4 pesen), karet dan barang-barang dari karet 1,8 juta dolar AS (8,3 persen), berbagai barang logam dasar 1,1 juta dolar AS (5,1 persen) dan berbagai produk kimia 0,4 juta dolar AS (1,9 persen).


Menurut dia, dari total ekspor pada Januari-Februari 2014 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama 2013 dari 320,2 juta dolar AS menjadi 221,9 juta dolar AS penurunan ekspor disebabkan oleh turunnya ekspor timah sebesar 38,3 persen dari 289,9 juta dolar AS menjadi 179,0 juta dolar AS


"Sedangkan ekspor nontimah mengalami peningkatan sebesar 38,3 persen dari 30,2 juta dolar AS menjadi 43,0 juta dolar AS," katanya.


Pewarta: Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026