"Kita gencar sosialisasikan Genre untuk para remaja agar mereka dapat menjadi remaja berkualitas yang menghindari seks bebas, narkoba dan pernikahan dini, hingga batas usia yang dianjurkan pemerintah," kata Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Etna Estelita di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan, dalam memperingati hari remaja internasional yang jatuh pada 12 September lalu, BKKBN gencar melakukan sosialisasi Genre untuk para remaja agar mereka dapat menjadi remaja berkualitas yang dapat menghindari narkoba, seks bebas dan menikah muda.
Selain itu, remaja juga harus punya pengetahuan tentang keluarga berencana, mengetahui kapan usia yang tepat untuk menikah dan melahirkan, termasuk pemahaman tentang jarak kelahiran, kesehatan reproduksi, dan lainnya.
"Para remaja yang menikah di usia muda memiliki banyak risiko, baik untuk perempuan (ibu) maupun bayi. Menikah muda juga rentan dengan perceraian, karena itu semuanya harus direncanakan. Kapan nikah, jarak berapa tahun, jumlah anak berapa, harus direncanakan mulai dari remaja," ujarnya.
Etna menjelaskan, usia yang tepat saat menikah, untuk perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun. Meskipun secara Undang-undang usia 17 tahun sudah boleh menikah, namun dari sisi kesehatan reproduksi dan psikologis remaja belum siap.
Banyak risiko yang akan di alami ibu dan bayi saat menjkah muda, dan remaja harus mengetahuinya. Menikah di usia 10-14 tahun, lima kali berisiko terhadap ibu, dan usia 15-19 tahun, dua kali resikonya mengingat alat reproduksi Ibu belum siap karena baru berkembang.
"Jika remaja menikah muda maka segala resiko terhadap Ibu berdampak ke bayi, sehingga bayi yang dilahirkan juga berisiko prematur dan juga lahir dengan berat rendah dan rentan stunting," ujarnya.
Oleh sebab itu, BKKBN Babel gencar mengajak para siswa mengikuti program generasi berencana (Genre) yang dihadirkan BKKBN Babel, baik melalui peringatan Hari remaja internasional maupun kegiatan lainnya agar saling berbagi informasi ke masyarakat agar tidak menikah muda dan menjadi remaja berkualitas.
"Di sini kita mengajak para remaja agar saling bertukar informasi meningkatkan pemahaman dan edukasi kepada remaja lainnya mengenai generasi berencana dan kehidupan yang berkualitas," ujarnya.
Pewarta: Elza ElviaUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.