"TP PKK merupakan mitra pemerintah dalam mendorong program pemberdayaan keluarga. Dan dengan program PMT-AS ini para peserta didik terbiasa mengkonsumsi makanan sehat di sekolah," kata Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi, di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan, PMT-AS adalah kegiatan pemberian makanan kepada para peserta didik dalam bentuk jajanan atau kudapan atau makanan lengkap bermutu beserta kegiatan pendukung lainnya dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan.
Dalam upaya mengatasi masalah stunting, PMTAS adalah salah satu upayanya. Selain program-program lain yang juga merupakan program TP PKK yang bersinergi dengan seluruh perangkat daerah yang ada.
Sasaran PMT-AS ini adalah sekolah negeri dan swasta yang memang benar-benar membutuhkan, dan bertujuan untuk memperbaiki asupan gizi peserta didik, sehingga meningkatkan ketahanan fisik, minat dan kemampuan belajar dalam rangka menghasilkan insan Indonesia cerdas dan kompetitif.
"Kita harapkan Kabupaten/Kota di Babel dapat menganggarkan program PMT-AS ini dalam hal sosialisasi serta penyedia atau pemasak kudapan," ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Babel, Yuliswan, mengatakan, program PMT-AS pada tahun 2018 sudah dilaksanakan ke 540 siswa.
"Dan pada tahun 2019 ini, kembali dilaksanakan untuk 780 siswa dengan sasaran beberapa desa stunting di Babel," ujarnya.
Pewarta: Elza ElviaUploader : Adhitya SM
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.