General Manajer Arema Indonesia Rudy Widodo di Malang, Rabu, mengakui pemain asing Asia tersebut adalah Kim Sung Hyeun berasal dari Korea Selatan.
Kim dipastikan akan bergabung dalam pemusatan latihan (TC) Arema di Batu yang digelar 2-6 Januari 2013.
"Kim Sung Hyeun saat ini sudah berada di Indonesia. Mudah-mudahan hari ini sudah bisa gabung bersama pemain lainnya yang menjalani TC di Lapangan Agrokusuma Batu," katanya.
Dengan bergabungnya Kim Sung Hyuen, posisi pemain asing Arema Indonesia sudah genap. Pemain asing yang dimiliki Arema saat ini adalah Keith Kayamba Gumbs, Alberto Goncalves, Muhammad Ridhuan, dan Thierry Gathuessi.
Ruddy mengatakan sebenarnya Kim juga diproyeksikan untuk memperkuat "Singo Edan" itu di Piala Gubernur Jatim X, namun karena sakit, Kim tidak bisa bergabung dan memilih memulihkan kondisinya di negara asalnya.
Menurut dia, pemusatan latihan di Batu selama beberapa hari menjelang kompetisi resmi LSI itu untuk menjalin kebersamaan antara pemain, tim pelatih, maupun manajemen, di samping untuk mematangkan kerangka tim musim ini.
"Dalam tiga kompetisi pramusim beberapa waktu lalu memang masih banyak celah yang harus dibenahi, termasuk kebersamaan, kekompakan dan kerja sama tim di setiap lini," katanya.
Arema Indonesia yang ditangani pelatih Rahmad Dharmawan gagal meraih satu dari tiga gelar pramusim, yakni di ajang Trofeo Jakarta, Inter Island Cup (IIC) dan terakhir Piala Gubernur Jatim X.
Setelah gagal merengkuh mahkota juara dari ajang pramusim itu, manajemen dan pelatih ARema membidik juara LSI musim depan.
"Target kami memang LSI, bukan di ajang pramusim," kata Rahmad Dharmawan belum lama ini.
Untuk mewujudkan raihan prestasi maksimal juara LSI pada musim kompetisi LSI 2013 yang digelar mulai 5 Januari, Arema diperkuat sejumlah pemain yang memiliki nama besar, seperti Alberto Goncalves, Keith Kayamba Gums, Egy Melgiansyah, Christian Gonzales, Greg Nwokolo, Benny Wahyudi, Kurnia Meiga, dan Muhammad Ridhuan.
: Wira Suryantala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.