#PENAMBANGAN ILEGAL

Kami memiliki 1055 berita tentang penambangan ilegal

Babel tindak tegas tambang ilegal di kawasan reklamasi

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menindak tegas penambangan bijih timah di kawasan reklamasi, karena dapat ...

Pemprov Babel targetkan tanam 2,5 juta pohon kurangi lahan kritis

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 2024 menargetkan penanaman 2,5 juta pohon, sebagai langkah percepatan dalam ...

Polres Bangka Tengah cari formulasi terkait tindakan hukum tambang

Kepolisian Resor Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencari formulasi yang tepat dan penindakan hukum lebih ...

Polres Bangka Tengah lakukan penindakan hukum efektif sikapi kasus tambang timah

Kepolisian Resor Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencari formulasi yang tepat dan penindakan hukum lebih ...

PT Timah dukung "Semarak Babel" kurangi lahan kritis di Bangka Belitung

Direktur Utama PT Timah Ahmad Dani Virsal hadir langsung kegiatan peluncuran Penanaman Pohon Serentak dalam program Semangat ...

Gubernur: lahan kritis di Babel capai 167.000 hektare

Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Safrizal ZA menyebutkan total lahan kritis di Kepulauan Babel mencapai 167.000 ...

Pemprov tanam 57 ribu pohon pada peluncuran program "Semarak Babel"

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan penanaman sebanyak 57 ribu pohon secara serentak pada peluncuran program ...

Babak baru tata kelola tambang timah Babel

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai penghasil bijih timah terbesar di Indonesia, namun pada kenyataan justru tidak ...

Bangka Belitung kemarin, realisasi penerimaan PAD Bangka hingga pendidikan politik untuk pelajar

Rangkuman peristiwa di Bangka Belitung pada Kamis (18/7) yang masih layak jadi perhatian, dari realisasi penerimaan penerimaan ...

Bupati minta PT Timah segera kelola potensi timah di Merbuk Kenari

Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Algafry Rahman meminta PT Timah Tbk segera mengelola potensi bijih timah ...