Satu titik ruas jalan yang menghubungkan Desa Perlang dan Dusun Sadap, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ambrol tergerus air.

Kepala Dinas PUPR Bangka Tengah Hassan Basri, Kamis, mengakui ruas jalan tersebut dalam kondisi rusak dan sudah masuk dalam agenda perbaikan pada 2020.

"Kami sudah melakukan inventarisasi dan mengecek kondisi jalan tersebut, kerusakan itu terjadi karena gorong-gorong di badan jalan tidak berfungsi dengan baik," ujarnya.

Hassan Basri menyikapi keluhan sebagian warga yang melintasi ruas jalan tersebut dan adanya kekhawatiran terjadi kecelakaan lalu lintas.

"Pada 2020 tidak lagi pakai gorong-gorong, itu semua akan kami bongkar dan diganti dengan pembangunan jembatan agar arus air yang melintasi jalan jadi lancar," ujarnya pula.

Ia mengatakan, untuk sementara ruas jalan yang ambrol tersebut akan dilakukan perbaikan darurat untuk menghindari kecelakaan lalu lintas.

"Nanti kami perbaiki secara darurat dulu, pada 2020 baru dilakukan pembangunan jembatan secara permanen," ujarnya.

Dia mengakui bahwa di titik ruas jalan rusak itu memang idealnya dibangun jembatan karena gorong-gorong tidak mampu mengingat debit air sangat tinggi saat musim hujan.

"Solusinya memang harus dibangun jembatan, baru aman dan tidak akan terjadi kerusakan badan jalan akibat digerus air," ujarnya pula.

Pewarta: Ahmadi

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2019