Kapolres Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Aris Sulistyono, melakukan kegiatan cipta kondisi dengan cara bersilaturahmi kerumah warga Matras.

Didampingi Kabagops Polres Bangka AKP Faisal Fatsey besera PJU dan dan sejumlah personel, di Sungailiat, melalui pesan singkatnya kapolres mengatakan, kegiatan cipta kondisi bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta langkah strategis membangun Kamtibmas karena langsung melibatkan masyarakat.

"Kami menganggap dengan cara bersilaturahmi kerumah warga sekaligus mencegah terjadinya sesuatu hal yang tidak diinginkan serta upaya menenangkan masyarakat Matras baik yang pro maupun yang kontra terhadap masuknya kapal isap produksi (KIP) ke perairan Matras," jelas kapolres.

Kapolres minta agar warga Matras baik yang pro maupun yang kontra terkait KIP ini dapat tenang dan dapat menahan diri masing-masing, karena pihak pemerintah Kabupaten Bangka juga sedang mengupayakan yang terbaik untuk warga Matras.

"Kami menyiagakan sebanyak 50 personel polisi di Lingkungan Matras untuk mencegah suatu hal yang tidak diinginkan," katanya.

Silaturahmi yang dilakukan ke rumah warga dilakukan kapolres secara adil dengan berkunjung ke warga yang kontra maupun mendukung kegiatan KIP.

Dalam kunjungannya itu kapolres lebih menekankan ajakan masyarakat untuk lebih bersabar dan tenang terhadap masalah yang sedang hadapi masyarakat lingkungan Matras.

Kapolres Bangka juga memerintahkan anggotanya untuk tidak hanya siaga namun dapat menjalin silaturahmi kepada warga Matras melalui Patroli Kamtibmas yang telah di ploting regu oleh Kabagops Polres Bangka.

"Ya kami juga memerintahkan anggota untuk melakukan Patroli Kamtibmas di seputaran desa Matras untuk menjalin silaturahmi antara kepolisian dengan warga Matras.

Kondisi keamanan dan ketertiban di masyarakat harus menjadi hal penting untuk diwujudkan secara bersama-sama agar seluruh program pembangunan yang direncanakan pemerintah dapat terlaksana dengan baik.

Pewarta: Kasmono

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2019