Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun ini menawarkan paket wisata sejarah dan budaya guna menggairahkan kembali ekonomi sektor pariwisata.

"Untuk tahun ini kami sudah siapkan sebanyak empat paket wisata yang berkaitan dengan sejarah dan budaya sesuai potensi yang kami miliki," kata Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat Bambang Haryo Suseno di Mentok, Sabtu.

Ia menjelaskan, paket wisata sejarah dan budaya yang ditawarkan pada tahun ini yakni wisata sejarah tragedi Perang Dunia II yang terjadi di Mentok, budaya warga keturunan Tionghoa, budaya lokal dan lainnya.

Upaya meningkatkan daya tarik agar semakin banyak wisatawan yang datang ke daerah itu disiapkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bersama para mahasiswa Perguruan Tinggi Pariwisata Trisakti Jakarta.

"Ini merupakan salah satu terobosan kami dalam menyusun rencana pola pemasaran wisata sejarah dan budaya agar semakin dikenal dan diminati wisatawan, bersamaan dengan itu kami juga menggencarkan promosi melalui media sosial dan jaringan," katanya.

Ia berharap, berbagai persiapan yang sudah dilakukan bisa memberikan dampak positif dalam mendukung upaya bersama membangkitkan kembali ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Sebagai langkah awal, Pemkab bersama para mahasiswa dan komunitas yang ada di daerah akan menjadi penggerak agar paket wisata yang ditawarkan bisa berjalan sesuai rencana.

"Namun ke depan kami berharap pola ini digerakkan langsung masyarakat, pelaku usaha atau komunitas agar bisa memberi dampak langsung dan perekonomian sektor pariwisata semakin dirasakan," katanya.

Karena masih dalam situasi pandemi COVID-19, untuk saat ini pihaknya membidik wisatawan regional dan nusantara, namun ke depan bukan tidak mungkin akan ditawarkan kepada wisatawan mancanegara.

Potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Bangka Barat cukup banyak terutama dalam bidang sejarah dan budaya, bahkan beberapa tahun lalu telah ditetapkan sebagai salah satu Kota Pusaka di Indonesia.

Potensi sejarah dan budaya ini yang menjadikan Bangka Barat, khususnya Kota Mentok, berbeda, memiliki kekhasan dan keunggulan dibandingkan daerah lain di Babel.

Mentok yang berada di ujung barat Pulau Bangka, selain menjadi salah satu tempat tragedi kemanusiaan Perang Dunia II juga pernah menjadi lokasi pengasingan sejumlah pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia pada 1948-1949.

Selain itu, sejarah panjang penambangan dan perdagangan bijih timah mulai dari masa Kasultanan Palembang hingga penambangan modern juga berada di daerah itu.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2021