Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) telah mengumumkan daftar Perguruan Tinggi yang lolos seleksi Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) (Senin, 07 Juni 2021).

UBB menjadi salah satu di antara beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang terpilih atau pun lolos seleksi.

“Dengan lolosnya UBB di PK-KM ini, khususnya Prodi Manajemen dan Ilmu Kelautan sebagai pilot projectnya, akan dapat mempercepat implementasi pelaksanaan 8 program MKBM yang bukan hanya untuk 2 prodi tersebut, tetapi juga prodi-prodi lain,” ungkap Nizwan Zukhri, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB.

PK-KM sendiri merupakan program kompetisi terbuka, dengan sistem seleksi berkelompok secara nasional. Adapun setiap perguruan tinggi yang lolos program ini, sebelumnya sudah melewati 3 tahapan proses seleksi, yakni tahap evaluasi administrasi, tahap evaluasi kualitas dan kelayakan proposal, serta tahap verifikasi kelayakan (visitasi daring). 

“Program kompetisi ini bertujuan mendorong transformasi perguruan tinggi menjadi Kampus Merdeka melalui pencapaian indikator kinerja utama pendidikan tinggi, yaitu meningkatnya kualitas lulusan, kualitas dosen/pengajar, serta kualitas kurikulum”, tambah Nizwan
.
Sementara itu, Nanang Wahyudi selaku ketua tim pengusul menyampaikan bahwa, untuk pengusulan PK-KM salah satu syaratnya adalah program studi (prodi) yang telah siap mengimplementasikan Program Kampus Merdeka. 

Salah satunya dilihat dari kesiapan kurikulumnya, sehingga prodi Manajemen dan Ilmu Kelautan yang tampak paling siap untuk diusulkan mengikuti program ini. 

Nanang juga mengungkapkan, keberhasilan UBB di program ini adalah kerja bersama banyak pihak.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen pimpinan universitas, dari mulai Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Ketua Lembaga, BAKK, BPKKU, Dosen, Mahasiswa, serta dukungan stakeholder yang ikut serta dalam menyukseskan program ini,” ungkap Nanang. 

Adapun dana yang diraih dari program ini adalah sebesar Rp. 1.571.795.000,00 atau satu miliyar lima ratus tujuh puluh satu tujuh ratus sembilan puluh lima ribu.

“Dengan perolehan dana program sebesar itu menjadi tantangan tersendiri, mengingat masa berakhirnya tahun anggaran 2021 tinggal beberapa bulan lagi. Tentunya dukungan semua pihak sangat dibutuhkan, serta kecepatan tim dalam mengkoordinasikan dan merealisasikan program kampus merdeka ini harus segera dijalankan,” tambah Nanang.

Pewarta: Elza Elvia

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2021