Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan memantau langsung penyaluran bantuan sosial tunai (BST) selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level III dan IV, guna memastikan bantuan tepat sasaran dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Alhamdulillah setelah saya saksikan sendiri, proses penyaluran bantuan sudah sangat transparan dan Kantor Pos juga sudah menggunakan aplikasi dengan sistem barcode, dan ini luar biasa," kata Erzaldi Rosman Djohan di Kantor Pos Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengaku sengaja datang ke Kantor Pos Pangkalpinang guna melihat secara langsung penyaluran BST agar dapat mengetahui permasalahan yang sesungguhnya di lapangan dan juga untuk memastikan penyaluran bansos menerapkan prokes yang ketat, sehingga dapat menekan kasus COVID-19.

"Saya minta masyarakat penerima bantuan, agar membelanjakan uang yang diperoleh untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarganya selama PPKM ini," katanya.

Menurut dia bantuan yang diberikan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam rangka memasuki Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III dan IV di Babel.

"PPKM ini guna mengurangi penyebaran terpaparnya COVID -19. Jadi, tolong kita kurangi keluar rumah kalau tidak terlalu terdesak. Jangan merasa diri kita sehat, lalu tidak menerapkan prokes, tetap jaga imun agar kita tetap sehat," katanya.

Manager PT Pos Pangkalpinang Asmad Nurul mengatakan jumlah penerima BST di Babel sebanyak 29.778 orang, guna meringankan beban warga kurang mampu di tanah air akibat terdampak COVID -19.

"Satu orang penerima mendapatkan hak sebanyak Rp600.000, karena penerimaan tahun ini ada dua tahap, yaitu tahap 14 dan tahap 15. Dalam satu tahap, bantuan yang diterima sebesar Rp300 ribu," jelasnya.

Ia mengatakan penerima KPM yang hadir hari ini akan dibatasi guna menghindari kerumunan orang. Untuk itu, jumlah warga yang hadir hanya sebanyak 200 orang dengan menerapkan prokes ketat.

"Untuk penerima BST hari ini dari Kelurahan Tuatunu, Gerunggang, Taman Sari, Bukit Intan, dan Bukit Merapin," katanya.

Pewarta: Aprionis

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2021