Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membangun dapur umum untuk melayani pasien COVID-19 yang menjalani karantina di Pelabuhan Tanjung Kalian Kabupaten Bangka Barat. 

"Dengan adanya dapur umum ini, maka penumpang masuk dari Pelabuhan Tanjung Api-api Sumatera Selatan ke Pelabuhan Tanjung Kalian tetap mendapatkan pelayanan selama menjalani karantina di pelabuhan," kata Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan pembangunan dapur umum karantina bagi penumpang kapal di Pelabuhan Tanjung Kalian ini, merupakan hasil konsolidasi Pemprov Kepulauan Babel dengan Pemkab Bangka Barat, guna menekan kasus penularan virus corona klaster penumpang kapal ini.

"Berdasarkan hasil konsolidasi kami kemarin, dapur umum ini sebagai upaya treatment penanganan di pintu masuk melalui Pelabuhan Muntok. Dapur ini bukan untuk masyarakat umum tetapi khusus untuk penumpang kapal yang menjalani karantina sebelum masuk ke Bangka Belitung," ujarnya.

Menurut dengan adanya dapur umum ini tentunya akan meringankan beban para pendatang selama menjalani masa karantina di pelabuhan.

"Para penumpang kapal ini kebanyakkan kalangan ekonomi pas-pasan, sehingga langkah ini dapat membantu mereka menjalani karantina," katanya.

Ia menambahkan untuk mengoptimalkan layanan dapur umum ini, nanti akan ada petugas untuk menyiapkan makanan untuk penumpang kapal yang dikarantina di pelabuhan tersebut.

"Kita berharap dengan upaya ini dapat menekan angka kasus COVID-19 yang terus mengalami peningkatan, karena mobilitas masyarakat yang tinggi, lantaran mengabaikan protokol kesehatan," katanya. 

Pewarta: Aprionis

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2021