Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengembangkan Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) Batu Rusa Pangkalpinang menjadi PPI modern dan destinasi wisata baru untuk mendorong perekonomian masyarakat di daerah itu.

"Saat ini pengerjaan pengembangan sarana prasarana di PPI ini sudah dimulai dan ditargetkan tahun depan tuntas," kata Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan proyek pembangunan tahap pertama dimulai pada Agustus tahun ini dimulai dari tempat pelelangan dan kios pedagang, sedangkan pada tahun depan akan dilanjutkan dengan pembangunan gedung utama yang akan dipergunakan untuk perkantoran dan sarana mall berkonsep pariwisata.

"Nanti PPI Batu Rusa ini akan ada kafe dengan view langsung Jembatan Emas yang merupakan jembatan sistem buka tutup atau bascule yang menghubungkan Kota Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka," ujarnya.

Ia berharap jika pembangunan PPI Muara Sungai Baturusa  rampung, seluruh masyarakat dapat menjaga bersama bangunan yang akan menjadi kebanggaan Babel sebagai wilayah kepulauan.

Selain itu, pelabuhan perikanan ini akan menjadikan pelayanan di bidang perikanan lebih baik.

"Kita sebagai provinsi kepulauan kalau PPI-nya biasa-biasa saja itu tidak biasa. Oleh karena itu, kita harus bangun menjadi PPI yang luar biasa untuk meningkatkan sektor perikanan, pariwisata, dan ekonomi masyarakat daerah ini," katanya.

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Babel Mashuri menyebutkan jika pembangunan pelabuhan perikanan pantai ini berdiri di atas lahan seluas 5,2 hektare, dengan tersedia fasilitas tempat pelelangan ikan higienis, sarana pelayanan nelayan (perkantoran), jalan dan area parkir, 96 unit fasilitas bisnis berupa kios/tempat usaha dan sentra kuliner, instalasi air bersih dan pengolahan air limbah, serta bangunan penunjang lainnya.

"PPI ini berkonsep pariwisata, untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, penciptaan dan penyerapan tenaga kerja di daerah, serta manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat umum maupun sekitarnya," katanya.

Pewarta: Aprionis

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2021