Muntok,(Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, terus berupaya meningkatkan daya jual teh tayu agar mampu bersaing dengan produk sejenis berasal dari daerah lain.


"Secara berkala kami melakukan pembinaan kepada para perajin teh tayu di Kecamatan Jebus dengan memberikan alternatif penganekaragaman rasa produk agar memiliki nilai jual lebih dibandingkan produk pabrik," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Bangka Barat Rukiman di Muntok, Kamis.


Ia menjelaskan pemberian kiat-kiat sukses berbisnis itu terus diberikan para petugas kepada para perajin agar mereka memiliki jiwa kewirausahaan tinggi dengan harapan mampu meningkatkan daya saing produk.


Selain gencar melakukan pembinaan langsung kepada para perajin, pihaknya juga menggelar pelatihan kewirausahaan yang diikuti 30 orang berasal dari kalangan perajin dan pemilik usaha kecil dan menengah dari enam kecamatan di daearah itu.


"Kami berharap para peserta, khususnya para perajin teh tayu memiliki kemauan keras untuk mengembangkan potensi yang dimiliki, karena teh tayu ini memiliki cita rasa khas dan tidak bisa diperoleh dari teh daerah atau negara lain," kata dia.


Rukiman mengatakan teh tayu yang dikembangkan masyarakat Desa Tayu, Kecamatan Jebus itu, memang dalam cita rasa memiliki rasa unik seperti air zamzam, sedangkan warna air seduhan bening kekuning-kuningan.


"Itu merupakan kekhasan teh tayu yang harus dipahami dan dikembangkan para perajin teh, cita rasa, dan warna khas itu yang harus dieksplorasi dengan pengembangan rasa, misalnya rasa vanila, strowberi, lada, jahe, madu, dan aneka rasa pilihan lain yang sedang populer saat ini," kata dia.


Menurut dia, kemampuan membaca pasar itu yang harus dimiliki dan terus diasah oleh para perajin agar produk yang dihasilkan mampu bersaing dengan teh-teh berasal dari daerah dan negara lain.


Selain memberikan pelatihan keterampilan penganekaragaman rasa teh, pemkab juga akan memfasilitasi penelitian manfaat mengonsumsi teh tayu dan memberikan hak paten serta sertifikasi halal.


Ia mengatakan pengemasan produk dengan kemasan modern dan praktis juga menjadi salah satu pendukung untuk meningkatkan pemasaran yang selama ini sering diabaikan para perajin. Selama ini, produk mereka masih dikemas menggunakan plastik bening.


"Kami berharap berbagai upaya yang dilakukan pemkab dan perajin ini bisa membawa dampak positif pada peningkatan nilai jual dan produksi perajin teh sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan perajin teh di daerah ini," kata dia.

Pewarta: pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2013