Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengelar bazar produk ikan olahan untuk membantu usaha kecil menengah dalam memasarkan produknya.

"Saat ini sebanyak 40 unit UKM makanan olahan ikan mengikuti bazar di halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung," kata Kepala DKP Kepulauan Babel, Sarjulianto di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan pada bazar olahan makanan ini, peserta diwajibkan untuk menampilkan aneka masakan berbahan dasar ikan guna meningkatkan angka konsumsi ikan serta meningkatkan citra kuliner khas daerah ini.

"Bazar olahan makanan ikan ini, merupakan ajang untuk mengekspos keanekaragaman makanan berbahan ikan yang berbasis potensi lestari daerah," tuturnya.

Ia mengatakan berbagai makanan olahan ikan yang ditampilkan peserta diantaranya, empek-empek ikan dan udang, pantiau, mie kuah ikan, lakso, otak-otak, kricu dan banyak lagi makanan khas lainnya yang berbahan baku ikan.

"Disini UKM menampilakan masakan khas yang diolah dari bahan baku ikan dan dijual dengan harga yang ekonomis," ucapnya.

Menurut dia potensi kuliner ikan bila dikembangkan dengan baik akan menjadikan provinsi ini sebagai salah satu tujuan dari wisata kuliner.

"Kegiatan yang bekerja sama dengan Himpaudi ini merupakan agenda nasional dan akan diagendakan setiap tahun," ujarnya.

Ia berharap peserta bazar mampu memberikan suatu masakan yang berbahan baku ikan yang inovatif, menggugah cita rasa, dan higienis untuk dikonsumsi.

"Konsumsi ikan meningkat, industri perikanan akan tumbuh dan menyerap tenaga kerja dan pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Pewarta: Septi Artiana

Editor : Mulki


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2015