Kurau Timur, Bangka Tengah (ANTARA) - Usaha olahan ikan tradisional berupa getas di Desa Kurau Timur, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, terus menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir, terutama bagi kalangan ibu rumah tangga yang memproduksi camilan khas tersebut secara turun-temurun.

Produk berbahan dasar ikan tenggiri yang digiling dan dicampur tepung tapioka itu kini menjadi salah satu ikon kuliner daerah serta sumber pendapatan utama warga setempat. Setiap hari, puluhan pengrajin di Kurau Timur memproduksi getas mentah yang dipasarkan ke berbagai wilayah di Bangka Belitung.

“Sudah turun-temurun kami buat getas ini. Selain menjaga resep keluarga, hasil penjualannya juga membantu kebutuhan rumah tangga,” kata Nurhayati, salah satu penjual getas di Kurau Timur, Sabtu (11/10).

Ia menyebutkan, dalam sehari dirinya mampu memproduksi sekitar 10 kilogram getas mentah yang dijual ke pasar-pasar di Koba dan Pangkalpinang dengan harga berkisar Rp25.000 hingga Rp35.000 per kilogram, tergantung jenis ikan yang digunakan.

Kepala Desa Kurau Timur, Hasanudin, mengatakan pemerintah desa terus mendorong pengembangan usaha mikro berbasis potensi lokal, termasuk produksi getas yang telah menjadi identitas kuliner masyarakat pesisir.

“Kami memberikan dukungan melalui pelatihan pengemasan dan pemasaran agar produk getas Kurau Timur bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, usaha getas tidak hanya berperan dalam meningkatkan ekonomi keluarga, tetapi juga memperkuat kemandirian perempuan desa. Banyak ibu rumah tangga kini memiliki penghasilan sendiri berkat keterampilan mengolah hasil laut.

“Harapan kami, getas Kurau Timur ke depan dapat menembus pasar luar daerah bahkan ekspor, karena cita rasanya sudah dikenal gurih dan khas,” kata Hasanudin menambahkan.

Dengan ketekunan para pengrajin dan dukungan pemerintah desa, getas Kurau Timur terus menjadi simbol kemandirian ekonomi masyarakat pesisir Bangka Tengah yang berakar pada tradisi dan kekayaan laut daerah.



Pewarta: Nurkumala
Editor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026