Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta jamaah haji asal daerah itu menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan ke Tanah Air, Minggu (7/8).

"Kami mengimbau agar jamaah haji senantiasa menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan ke Tanah Air," kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Belitung Suyanto di Tanjung Pandan, Rabu.

Dia mengatakan kegiatan dalam rangkaian ibadah haji di Tanah Suci selama kurang lebih 40 hari cukup banyak menguras tenaga.

Hal ini ditambah dengan kondisi panas di Arab Saudi bertepatan dengan pelaksanaan haji tahun ini dengan suhu udara mencapai 40 derajat Celsius.

"Sehingga kondisi stamina harus dijaga agar tetap prima, para jamaah harus terus mengikuti dan mematuhi instruksi arahan dari tim dokter dan kesehatan," ujarnya.

Saat ini, 107 anggota jamaah haji asal Belitung telah meninggalkan Mekkah dan berada di Madinah guna melaksanakan Arbain atau shalat 40 waktu di Masjid Nabawi.

"Berdasarkan perkembangan informasi terbaru seluruh jamaah haji Belitung dinyatakan dalam keadaan sehat," katanya.

Sebanyak 107 haji berasal dari Belitung ditambah tiga haji dari Belitung Timur beserta pendamping haji akan kembali ke Tanah Air pada Minggu (7/8).

Setibanya di Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin Belitung jamaah mengikuti tes COVID-19 di Base Ops Lanud H.A.S. Hanandjoeddin Belitung.

"Setelah menjalani pemeriksaan COVID-19 dan dinyatakan negatif COVID-19 para jamaah dapat kembali berkumpul bersama keluarga," ujarnya.

Ia berharap, kembalinya jamaah haji ke daerah masing-masing dapat menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

"Bagaimanapun setelah melaksanakan ibadah haji ada perubahan rohani yang terjadi sehingga diharapkan mereka menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat," katanya.

Pewarta: Apriliansyah

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2022