Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menambah petugas haji untuk mendampingi calon haji (calhaj) lanjut usia (lansia), sebagai bentuk pelayanan pemerintah daerah kepada calon haji dalam menunaikan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

"Kami tidak hanya menambah 15 orang petugas masing-masing kloter, tetapi juga menyediakan kursi roda bagi calhaj lansia ini," kata Penjabat Gubernur Kepulauan Babel Suganda Pandapotan Pasaribu saat melepas keberangkatan jamaah calon haji kloter 8 di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan penambahan petugas haji ini mengingat rata-rata calon haji Provinsi Kepulauan Babel berusia lanjut usia, sehingga perlu pelayanan yang baik kepada calon haji lansia dalam menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah.

"Kemarin red-Sabtu (3/6), saya saat melepas calon haji Belitung ada ibu-ibu lansia yang tidak mendapatkan kursi roda dan sekarang calhaj tersebut sudah mendapatkan kursi roda untuk menunaikan ibadah haji," katanya.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Babel Tumiran Ganefo mengatakan pelaksanaan ibadah haji 2023 ini bertemakan "Ramah Lansia" dikarenakan sudah berlaku aturan diperbolehkan kembali yang berumur di atas 60 tahun ikut serta dalam keberangkatan Calon Jemaah Haji Tahun 2023 M/1444 H.

Baca juga: Kuota haji Bangka Belitung ditambah 79 orang

Baca juga: Penjabat Gubernur Bangka Belitung lepas 360 calon haji ke embarkasi

"Calhaj asal Babel yang tertua berasal dari Kabupaten Bangka berusia 89 tahun, sementara calhaj termuda dari Pangkalpinang berusia 19 tahun," katanya.

Ia menyatakan pada tahun ini, Provinsi Kepulauan Babel memberangkatkan 1.114 orang calhaj dan keberangkatan calhaj ini dibagi tiga kloter yaitu kloter 8 pada Minggu (4/6), kloter 9 pada Senin (5/6) dan kloter 10 pada Selasa (6/6).

"Alhamdulillah, pemberangkatan jamaah calon haji kloter 8 dari Pangkalpinang menuju embarkasi Palembang Sumatera Selatan hari ini berjalan dengan lancar," katanya.  

Pewarta: Aprionis

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023