Sebanyak 54 atlet disabilitas dari seluruh sekolah luar biasa mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) peserta didik berkebutuhan khusus tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kita mengapresiasi mereka yang ikut O2SN ini karena di sini kita mengangkat minat bakat mereka. Mereka adalah para juara di sekolah masing-masing yang kemudian dikirim ke tingkat provinsi untuk nantinya berlanjut ikut tingkat nasional," kata Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Babel Mohammad Soleh di Pangkalpinang, Senin.

Sebanyak 54 atlet tersebut akan berlaga dalam delapan cabang olahraga. Mereka masing-masing dari cabang atletik balap kursi roda tingkat SMP dan SMA diikuti tiga orang, lari 100 meter putra SMP/SMA sembilan orang, lompat jauh putri sembilan orang, lempar turbo putra sembilan orang, bulu tangkis putra tujuh orang, catur dua orang, tenis meja putra delapan orang dan cabang bocce putri tujuh orang peserta.

"Mari kita dukung mereka sepenuhnya, dan kepada para dewan juri dan wasit agar objektif, profesional dan bertanggung jawab untuk memberikan yang terbaik karena mereka yang berhasil di setiap cabang akan mewakili Babel ke tingkat nasional," ujarnya.

Soleh juga menekankan agar tidak ada rekayasa perolehan nilai dalam O2SN peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK) karena O2SN adalah olahraga yang terukur sehingga wasit dan dewan juri harus bertindak objektif profesional dan bertanggung jawab sehingga tidak ada laporan kecurangan.

"Mereka yang akan mewakili Babel di tingkat nasional adalah yang terbaik, bukan hasil rekayasa tindak kecurangan," katanya.

Selain itu semua kepala sekolah di SLB juga diharapkan dapat terus melakukan pembinaan karena ada energi luar biasa ketika anak-anak termotivasi menjadi juara, maka sekolah harus mendukung mereka sepenuhnya.

Semua juara pada tingkatannya, sehingga kepala sekolah dan para pendidik harus terus menggali dan membina potensi yang dimiliki peserta didik.

Dengan pola pembinaan yang baik diyakini ke depan siswa berprestasi tidak menumpuk di satu sekolah atau merata di seluruh SLB yang ada di Babel sehingga akan menambah semangat para siswa untuk semakin berprestasi.

"Jangan melakukan rekayasa dalam penilaian, jaga sportifitas karena yang kita harapkan dari mereka yang mewakili Babel nanti dapat memberikan yang terbaik. Babel tiap tahun dapat medali meski tidak dapat emas atau perak tapi juga dapat perunggu," katanya.

Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Babel Deswarman menambahkan kegiatan ini diikuti seluruh SD, SMP dan SMA Luar Biasa se-Babel, berlangsung 23 hingga 26 Juli 2023.

Kegiatan dilaksanakan di lima lokasi, pertama di Grandvella untuk cabang catur, stadion Depati Amir untuk atletik, SLB Pangkalpinang untuk bocce, GOR Sahabuddin untuk tenis meja dan Sport City Pangkapinang untuk pertandingan bulutangkis.

"Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan sikap kompetensi dan komunikatif serta sportivitas para peserta didik berkebutuhan khusus," katanya.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta/Elza Elvia

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023