Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan angka kemiskinan ekstrem di Kepulauan Babel berkurang menjadi 8.044 jiwa dibandingkan Desember 2023 mencapai 14.437 jiwa.

"Alhamdulillah, angka kemiskinan ekstrem semakin menurun dan ini akan terus ditekan agar Babel bebas warga miskin ekstrem," kata Kepala Dinsos Kepulauan Babel Budi Utama di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan program bantuan sosial tunai penghapusan kemiskinan ekstrem 2023 telah tuntas disalurkan kepada 14.437 jiwa masyarakat kriteria miskin ekstrem tersebar di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan telah berdampak baik terhadap semakin berkurangnya angka kemiskinan ekstrem ini.

"Penyaluran bansos penghapusan ekstrem tahun lalu terealisasi 95,73 persen, sementara penerima lainnya ada yang tidak mengambil bansos dan pindah jiwa ke provinsi lainnya," katanya.

Menurut dia pada 2024 ini program bansos tunai kemiskinan tahun ini tetap digencarkan, guna menghapus kemiskinan ekstrem di Kepulauan Bangka Belitung ini.

"Pada Februari tahun ini, kita bersama OPD, pemerintah kabupaten/kota akan mengevaluasi kembali data penerima bansos penghapusan kemiskinan ekstrem ini, agar bantuan ini tepat sasaran," katanya.

Ia menyatakan bansos kemiskinan ekstrem ini disalurkan melalui kantor pos di tujuh kabupaten/kota secara tunai, agar penerima manfaat bisa memanfaatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.

"Saya minta bantuan ini untuk dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan pokok, jangan digunakan untuk membeli kebutuhan lainnya seperti kosmetik, sofa ataupun kredit motor," katanya. 

Pewarta: Aprionis

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2024