BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan nilai tukar petani (NTP) Kepulauan Babel selama Desember 2025 sebesar 152,29 atau mengalami penurunan 0,15 persen dibandingkan bulan sebelumnya 152,52.
"Penurunan NTP ini karena naiknya indeks harga yang diterima petani (It) 0,90 persen, sementara harga dibayar petani (Ib) naik lebih tinggi 1,05 persen," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel Toto Haryanto Silitonga di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan penurunan NTP pada Desember 2025 karena turunnya indeks pada subsector tanaman pangan 1,45 persen dan tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,08 persen.
"Sebaliknya, kenaikan terjadi di hortikultura 15,04 persen, peternakan 2,40 persen dan perikanan sebesar 1,39 persen," katanya.
Ia menyatakan It merupakan indikator yang menunjukkan fluktuasi harga beragam komoditas pertanian yang dihasilkan petani. Terdapat lima subsektor komoditas hasil-hasil pertanian yang dicatat perkembangan harganya.
"Pada Desember 2025, secara umum It naik sebesar 0,90 persen dibanding November, yaitu dari 188,31 menjadi 190,00," katanya.
Ia menambahkan melalui Ib dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat perdesaan, khususnya petani yang merupakan bagian terbesar dari masyarakat perdesaan, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian.
"Pada Desember 2025 sebesar 124,76 atau naik 1,05 persen bila dibanding bulan sebelumnya 123,47," katanya.
Editor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026