Tunggal putra Jonatan Christie menjadi wakil Indonesia pertama yang memastikan tempat pada perempat final Malaysia Masters 2026 setelah menundukkan atlet Taiwan Wang Po Wei di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis.

Jonatan harus bekerja keras selama 1 jam 6 menit sebelum menaklukkan Wang dengan 21-16, 19-21, 21-13.

Pebulu tangkis peringkat lima dunia itu tampil meyakinkan sejak awal pertandingan. Sempat tertinggal 1-2, Jonatan langsung mengambil alih permainan melalui lima poin beruntun untuk memimpin 6-2.

Dominasi Jonatan berlanjut hingga interval gim pertama. Meski Wang menekan dan memperkecil ketertinggalan menjadi 12-11, Jojo kembali menemukan ritme permainan dan mengunci gim pembuka dengan 21-16.

Pada gim kedua, Jonatan masih memegang kendali permainan. Reli-reli panjang beberapa kali membuat Wang hanya mengikuti pola permainan.

Namun, sejumlah kesalahan sendiri membuat momentum berubah. Setelah unggul 11-7 saat interval, Jonatan kehilangan konsistensi sehingga Wang menyamakan kedudukan 13-13.

Kesalahan membaca arah shuttlecock di area belakang lapangan membuat Jonatan tertinggal 16-20. Ia sempat memperkecil menjadi 19-20, tetapi gagal mengembalikan servis sehingga Wang memaksakan rubber game.

Jonatan memberikan respons cepat pada gim penentuan. Ia langsung tancap gas untuk melesat 7-1 sebelum unggul 11-4 saat interval.

Wang kembali memberi tekanan ketika memperkecil ketertinggalan dari 5-12 menjadi 10-12 setelah Jonatan kehilangan lima poin. Namun, pemain Jakarta itu segera bangkit dan menjauh hingga match point 20-12.

Jonatan akhirnya memastikan kemenangan setelah memancing kesalahan Wang dalam reli penutup.

Hasil tersebut membuat tunggal putra Indonesia memastikan satu tempat di delapan besar. Anthony Sinisuka Ginting dan Mohammad Zaki Ubaidillah berpeluang menyusul Jonatan.

Pada perempat final, Jonatan akan menghadapi atlet China Hu Zhe An yang mengalahkan pemain Prancis Alex Lanier dengan 15-21, 21-16, 21-15.

Pewarta: Muhammad Ramdan

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026