Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (22/5) melaporkan perkembangan terbaru terkait wabah hantavirus di atas sebuah kapal pesiar, dengan jumlah kasus yang dilaporkan meningkat menjadi 12.

Dalam sebuah keterangan yang disampaikan kepada para jurnalis, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa Belanda telah mengonfirmasi satu kasus tambahan yang melibatkan seorang awak kapal yang turun di Tenerife, Spanyol, kemudian dipulangkan ke Belanda, dan sejak saat itu telah menjalani isolasi.

Saat ini terdapat 12 kasus yang dilaporkan dan tiga kematian yang dilaporkan. Tidak ada kematian baru yang dilaporkan sejak 2 Mei, ketika wabah pertama kali dilaporkan ke WHO, kata Tedros.

"Kami terus mendesak negara-negara yang terdampak untuk memantau seluruh penumpang dan awak kapal dengan cermat selama sisa periode karantina," kata Tedros.

 

Kapal pesiar MV Hondius yang terdampak virus hantavirus tiba di pelabuhan Rotterdam, Belanda, pada 18 Mei 2026. (Xinhua/Shao Haijun)

 

Lebih dari 600 kontak terus dipantau di 30 negara, dan sejumlah kecil kontak berisiko tinggi masih dalam proses pelacakan.

Tedros kembali menyampaikan terima kasih kepada negara-negara yang telah bekerja sama dalam respons dan investigasi epidemiologi.

Pewarta: Xinhua

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026