Sungailiat (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengingatkan warga setempat untuk terus menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah penularan Hantavirus.

"Kebersihan lingkungan sangat penting bagi masyarakat karena sebagai upaya mencegah berbagai jenis penyakit, menjaga kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup," ujar Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kabupaten Bangka Anggia Murni di Sungailiat, Senin.

Penyakit Hantavirus disebabkan paparan virus dari kotoran, urin, atau air liur hewan pengerat, terutama tikus liar yang terinfeksi.

Selain itu, kata dia, warga harus selalu mencuci tangan menggunakan sabun, menutup secara rapat makanan, alat makan, dan minum, mengelola sampah serta limbah dengan baik.

Ia mengatakan lingkungan yang kotor sebagai tempat berkembang biak bakteri, virus, dan vektor penyakit yang disebabkan nyamuk, tikus, dan lalat.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak puskesmas, rumah sakit, dan Balai Karantina Kesehatan (BKK) Provinsi Bangka Belitung untuk mendapatkan informasi terkait dengan kemungkinan perkembangan kasus penyebaran Hantavirus.

Hingga saat ini, katanya, tidak ditemukan kasus penyebaran Hantavirus di daerah itu.

"Sampai saat ini kami tidak menemukan kasus Hantavirus baik laporan dari puskesmas maupun dari rumah sakit," kata dia.

Bahkan, kata dia, informasi dari BKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga belum mendapati temuan kasus Hantavirus.

"Kita semua berharap, kasus penyebaran penyakit itu tidak masuk di Bangka Belitung sehingga masyarakat aman dari ancaman penyakit Hantavirus," kata dia.



Pewarta: Kasmono
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026