Jakarta (Antaranews Babel) - Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi yang akrab dipanggil Titiek Soeharto mengatakan Indonesia akan kembali berjaya di tangan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.
     
Hal itu diungkapkan Titiek di acara Konsolidasi Relawan Nasional Prabowo-Sandi (PADI), di Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Jalan Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat. Dalam acara tersebut dihadiri para pengurus PADI dari 34 Provinsi dan Juru Kampanye Nasional (JKN) Prabowo-Sandiaga, Lieus Sungkharisma.
     
"Kita melihat rakyat kita ini semakin susah, bahan-bahan pangan begitu mahal, harga-harga naik, terutama ibu-ibu nih yang merasakan kenaikan harga kebutuhan pokok," kata Titiek dalam sambutannya.
     
Kemudian soal impor beras yang dilakukan pemerintahan, menurutnya, hal ini berbeda dengan era Presiden RI kedua, Soeharto, dimana Indonesia menjadi negara swasembada beras, katanya.
     
"Tahun 1985, jaman Pak Harto, kita swasembada beras, bahkan saat itu kita dapat penghargaan dari FAO (Food and Agricultural Organization) karena keberhasilan ini. Saya masih ingat, waktu itu petani-petani kita membantu petani di Afrika 100 ribu ton beras," kata Titiek.
     
Dia mengatakan saat ini, sebetulnya Indonesia bisa swasembada, tinggal gimana mau serius mengurusnya. 
     
"Dulu pernah dan kita harus bisa lagi swasembada pangan. Dan Insya Allah nanti PADI bisa mewujudkan swasembada beras yang sudah pernah dicapai almarhum Pak Harto dulu," kata anak keempat Soeharto.

Tak hanya soal harga kebutuhan pokok dan impor beras, Titiek juga mengungkapkan keprihatinannya akan maraknya penggunaan narkoba. 
     
"Kemudian kita juga prihatin maraknya narkoba yang begitu banyak masuk ke Indonesia. Berton-ton narkoba masuk ke Indonesia. Bisa dibayangkan berapa ribu, berapa juta anak bangsa yang akan binasa karena itu. Mudah-mudahan ini ke depan dibenahi oleh PADI, Prabowo-Sandi," katanya.
     
Berbagai persoalan tersebut ditegaskan Titiek, bakal diselesaikan oleh Prabowo-Sandiaga, apabila mereka dipercaya rakyat untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.
     
"PADI, Prabowo-Sandi Insya Allah kami meyakini memiliki semua persyaratan untuk membawa bangsa dan negara keluar dari kesulitan, dan membangun harkat dan martabat bangsa kembali," kata pendiri Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi itu.
     
Saat ini mendesak waktunya bagi kita untuk berjuang, dan menyatukan tekad, cita-cita dan tujuan melalui PADI, Prabowo-Sandiaga, untuk membawa bangsa Indonesia berjaya kembali, katanya.

Pewarta: Susylo Asmalyah

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2018