"Pada 2011 populasi sapi sebanyak 7.799 ekor dan pada 2012 mengalami peningkatan sebanyak 606 ekor menjadi 8.405 ekor,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Populasi sapi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir, ujar Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Babel, Toni HA Batubara.

"Pada 2011 populasi sapi sebanyak 7.799 ekor dan pada 2012 mengalami peningkatan sebanyak 606 ekor menjadi 8.405 ekor," katanya di Pangkalpinang, Kamis.

Pada 2013 populasi sapi di daerah itu tercatat mencapai 8.900 ekor yang tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Babel.

"Jumlah sapi sebanyak itu antara lain tersebar di sejumlah peternak perorangan maupun peternak kelompok di kabupaten dan kota," katanya.

Ia menyebutkan, populasi sapi yang terus meningkat disebabkan semakin tingginya angka kelahiran dari induk dibandingkan tingkat kematian sapi itu sendiri.

"Tidak dipungkiri, meskipun tingkat kematian sapi di Babel cukup tinggi, namun jumlah populasinya tetap mengalami peningkatan karena tingkat kelahiran induk lebih tinggi," katanya.

Terkait dengan itu, pihaknya bersama instansi terkait akan terus berupaya meningkatkan populasi sapi agar Babel tidak perlu lagi mendatangkan sapi dari daerah lain dalam jumlah besar.

"Jika jumlah populasi sapi meningkat, maka secara otomatis swasembada daging di Babel akan terpenuhi," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga membagikan bantuan sapi untuk para peternak dan berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan hewan ternak.

"Meskipun mengalami peningkatan populasi, namun jumlah sapi di Babel masih tergolong sedikit dan belum mencukupi kebutuhan daging masyarakat, sehingga tetap harus didatangkan dari luar daerah," ujarnya.

Pewarta: Oleh Septi Artiana
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026