"Kami harapkan seluruh petugas penyelenggara di tingkat TPS, desa, kecamatan hingga KPU Kabupaten cermat dalam mengisi kolom model DA atau data rekapitulasi pemungutan suara,"
Muntok (Antara Babel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung mengingatkan kepada seluruh petugas penyelenggara mengenai teknis pengisian data rekapitulasi agar tidak terjadi kesalahan yang bisa menimbulkan persengketaan pada Pemilu Presiden 2014.

"Kami harapkan seluruh petugas penyelenggara di tingkat TPS, desa, kecamatan hingga KPU Kabupaten cermat dalam mengisi kolom model DA atau data rekapitulasi pemungutan suara," ujar Komisioner KPU Kabupaten Bangka Barat, Harpandi di Muntok, Sabtu.

Ia menjelaskan, bimbingan teknis terkait pengisian data rekapitulasi tersebut sudah pernah diberikan kepada seluruh petugas, bahkan simulasinya pun juga pernah digelar.

Selain itu, pada setiap kali petugas melakukan tahapan rekapitulasi hasil pemungutan suara, petugas dan komisioner KPU setempat juga melakukan pengawasan ke lapangan agar semua berjalan sesuai mekanismenya.

"Kami harapkan monitoring ini dapat meminimalkan terjadinya kesalahan pengisian data, baik dalam kolom data DPT, DPK, DPTb, DPKTb dan surat suara keliru coblos atau rusak," kata dia.

Selain memastikan pengisian data berjalan sesuai ketentuan, kata dia, dalam pengawasan ini pihaknya sekaligus memastikan perkembangan setiap tahapan pascapemungutan suara di tingkat kecamatan, desa dan TPS.

"Pelaksanaan rekapitulasi di tingkat PPK meliputi tanggal pelaksanaan, hasil rekapitulasi, permasalahan dalam rekapitulasi dan rekomendasi wajib dicantumkan dalam lembar yang sudah disediakan, agar jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan bisa dengan mudah kesalahannya di tahapan mana," kata dia.

Ia mengatakan, proses pemantauan dan pengawasan seperti itu sesuai dengan PKPU Nomor 19 Tahun 2014 tentang Tahapan dan Pelaksanaan Rekapitulasi dan Peraturan KPU Nomor 21 Tahun 2014 tentang Rekapitulasi Penghitungan Surat Suara di tingkat PPS, PPK dan KPU.

Ia menerangkan, rekapitulasi yang dilakukan KPPS dan PPS yang sudah dilaksanakan, semuanya berjalan dengan baik, dan akan dilanjutkan mulai Minggu (13/7) di tingkat kecamatan.

"Kami harapkan rekapitulasi PPK yang akan dimulai serentak di enam kecamatan se-Bangka Barat mulai Minggu (13/7) berjalan sesuai mekanisme dan tidak mengalami kendala," kata dia.

Pilpres 2014 digelar pada Rabu (9/7) serentak di 379 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 64 desa/kelurahan di seluruh enam kecamatan Kabupaten Bangka Barat, pelaksanaan berjalan kondusif sesuai mekanisme yang berlaku.

Pewarta: Oleh Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026