"Saat ini, stok jagung itu diperkirakan akan terus bertambah seiring pengiriman pasokan komoditas tersebut dari daerah sentra produksi Pulau Jawa dan Sumatera lancar,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Stok jagung di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sebanyak 140 ton dan diperkirakan akan bertambah sebab pasokan dari luar daerah lancar.
"Saat ini, stok jagung itu diperkirakan akan terus bertambah seiring pengiriman pasokan komoditas tersebut dari daerah sentra produksi Pulau Jawa dan Sumatera lancar," ujar Kasi Pengadaan dan Penyaluran Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Babel, Marhoto di Pangkalpinang, Selasa. Atas izin Kepala Disperindag Babel, Suharto.
Ia menjelaskan, dari 140 ton jagung tersebut tersebar di distributor PT Bangka Alam Sejahtera sebanyak 20 ton, Akon sebanyak 10 ton, CV Bina Purnama Bersama 70 ton dan PT Globus Internusa 40 ton.
"Stok jagung yang tersebar di gudang distributor itu cukup untuk memenuhi permintaan konsumen. Permintaan kembali normal seusai Idul Fitri 1435 Hijriah," ujarnya.
Ia mengatakan, tersedianya stok jagung ini membuat harga masih bertahan normal, harga jagung pipilan kering (bukan untuk pakan unggas) Rp6.500 per kilogram sementara itu harga ketela pohon RP3.000 per kilogram dan stok lancar.
"Ketetapan harga berdasarkan banyaknya stok yang tersedia, apabila stok banyak bahkan melebihi harga akan turun, demikian juga sebaliknya," katanya.
Menurut dia, untuk memenuhi permintaan warga di daerah itu barang tersebut perlu dipasok dari luar sebab minat petani untuk mengembangkan tanaman tersebut masih rendah.
"Untuk memenuhi kebutuhan warga, pedagang masih mengandalkan pasokan dari luar karena hasil petani lokal belum dapat mencukupi permintaan warga," ujarnya.
Pihaknya mengharapkan pelaku usaha tersebut dapat meningkatkan pasokan sehingga dapat memenuhi permintaan warga dan menjaga kestabilan harga.
"Sebagian besar kebutuhan ini dipasok menggunakan jasa angkutan kapal laut, karena biaya transportasi yang lebih murah dibanding menggunakan jasa pesawat udara," ujarnya
Pewarta: Pewarta: MulkiEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.