Pangkalpinang, (ANTARA Babel) - Stok gula pasir di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 745 ton, atau diperkiran cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga minggu ke depan.

"Stok saat ini cukup, karena pengiriman gula dari daerah produksi gula yaitu Sumatera dan Jawa lancar sehingga bisa memenuhi permintaan masyarakat di daerah itu," ujar Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel, Ridwan di Pangkalpinang, Rabu.

Ia menjelaskan, rincian stok gula di tingkat pedagang ditributor di Babel yaitu PT Bina Purnama Bersama 125 ton, PT Globus Internusa 275 ton dan PT Bangka Alam Sejahtera 100 ton.

Selanjutnya UD Mawar Jaya 175 ton dan Akon 70 ton.

Sementara perkembangan harga gula pasir saat ini juga masih stabil yaitu Rp12.000 per kilogram (kg).

Terkait dengan perkembangan cuaca buruk melanda beberapa daerah dan sentra produksi kebutuhan pokok di Indonesia, namun di Babel tidak terpengaruh dengan kondisi tersebut.

"Seperti halnya bencana banjir yang melada Jakrata yang mengakibatkan lumpuhnya perekonomian di Ibu Kota dalam satu pekan, sementara di Babel belum sampai terpengaruh dengan perkembangan perekonomian akibat bencana itu," ujarnya.

Ia mengatakan, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini, maka pemerintah berharap para pedagang distributor meningkatkan stok barang untuk mengantisapasi adanya keterlambatan pengiriman barang dari daerah sentra produksi.

Sementara itu, pemerintah akan memantau secara rutin perkembangan harga di pasaran untuk mengantisipasi adanya pelonjakan harga yang memberatkan konsumen.


Editor : Wira Suryantala

COPYRIGHT © ANTARA 2026